Keluarga Duga Penembakan Wartawan di Sumut Terkait Berita Narkoba
ยทwaktu baca 2 menit

Keluarga dan sahabat, angkat bicara soal kematian Mara Salem Harahap (43), Pemimpin Redaksi lassernewstoday yang tewas dengan luka tembak di dalam mobil. Keluarga menyatakan, sebelum tewas, Mara tengah gencar membuat pemberitaan tentang narkoba.
Kakak Mara Salem, Farida, mengatakan adiknya akhir-akhir ini memang kerap memberitakan, kasus peredaran narkoba di wilayah Simalungun dan Kota Pematang Siantar. Menurutnya dari pemberitaan itu ada pihak yang merasa dirugikan.
"Itulah masalah narkoba. Dia ini orangnya vokal. Kalau berita memang akurat. Mungkin (ada yang) takut," ujar Farida, Minggu (20/6).
Farida juga menjelaskan bukan kali ini saja adiknya mengalami kekerasan. Kata dia, 3 tahun lalu Mara Salem, juga pernah dikeroyok karena pemberitaan narkoba dan tempat judi.
"Pernah dia dikeroyok beberapa tahun yang lalu, sekitar 3 tahun yang lalu. Soal pemberitaan juga. Pemberitaan soal narkoba dan bandar judi gitu. Mungkin ada yang keberatan," kata Farida.
Hal senada juga disampaikan rekan korban Rencana Siregar (43). Dia menduga kuat pembunuhan Mara Salem berkaitan dengan pemberitaan.
"Mungkin kalau kita telusuri lebih lanjut, indikasinya ke arah mengenai pemberitaan. Karena hal itu bisa kita lihat sendiri dengan berita yang disajikannya dengan Lasernews Today," ujar Rencana.
Rencana juga mengatakan 2 minggu sebelum tewas, Mara Salem pernah menemuinya dan mengatakan telah menyoroti tempat hiburan malam yang jadi sarang peredaran narkoba.
" Dia mengeluhkan ada orang yang protes tentang pemberitaan itu. Jadi saya bilang apa salahnya tempat hiburan malam buka, kalau masih mentaati protokol kesehatan?" ujar Rencana
"(Kata Marsalem) Mereka memprotes (berita) empat hiburan malam sarang narkoba. cuma saya tidak mau menyebutkan nama. Jadi untuk lebih lanjut bisa (dilihat) melalui facebook (Marsalem) atau medianya," ujar Rencana.
Terpisah, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan masih menyelidiki motif dugaan pembunuhan berkaitan dengan pemberitaan narkoba.
"Kita tunggu hasil penyelidikan di lapangan, tim masih bekerja,"ujar Hadi.
Sebelumnya Mara Salem ditemukan warga tewas di Nagori Karang Anyer, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Sabtu (19/6) dini hari.
Dari informasi yang dihimpun, korban tewas saat hendak pulang ke rumahnya. Musababnya, jasadnya ditemukan warga dengan hanya berjarak 300 meter dari rumahnya.
Saat ditemukan Mara Salem masih bernapas. Warga lalu membawa korban ke RS Vita Insani di Pematang Siantar. Namun nahas setelah sampai di sana nyawanya sudah tak tertolong.
