Keluarga Novita Tak Tahu Kapan Jenazah Dipulangkan dari Texas ke Semarang
ยทwaktu baca 2 menit

Keluarga dari WNI yang tewas akibat salah tembak di Texas, Amerika Serikat, telah meminta agar jenazah Novita Kurnia Sari dipulangkan ke Indonesia. Mereka ingin anak sulung dari 3 bersaudara itu dimakamkan di Kota Semarang.
Paman korban, Rifai Idris (48), mengatakan, mereka belum mendapat kabar kapan jenazah Novita akan dipulangkan ke Tanah Air.
"Belum, belum dapat kepastian. Belum dapat kabar. Katanya masih proses," ujar Rifai saat ditemui di kediaman Novita di Pudakpayung, Banyumanik, Semarang, Selasa (11/10).
Keluarga tidak mengetahui mengapa jenazah korban tidak kunjung diterbangkan ke Indonesia. Mereka hanya bisa pasrah.
"Enggak tahu apa yang menyebabkan begitu lama. Katanya suratnya belum lengkap atau apa. Kita ini orang bodoh, orang enggak mampu, cuma bisa nunggu saja," ucap Rifai.
Keluarga berharap pemerintah bisa membantu pemulangan jenazah dengan maksimal. Mereka ingin Novita dimakamkan di tanah kelahirannya.
"Kami mau jenazah Novita dimakamkan di sini, supaya keluarga ziarah. Bisa lihat. Ini sudah 7 hari. Mungkin bagi mereka ini hanya, maaf, soal mayat saja. Tapi ini sangat berarti bagi kami. Kami mohon negara membantu kami," kata Rifai.
Penjelasan KJRI Houston
Sebelumnya KJRI Houston menyebut, pemulangan jenazah Novita diperkirakan akan berlangsung lebih lama, tidak hanya karena menunggu penerbitan sertifikat kematian.
Dikutip dari Indonesia.go.id, ada pula beberapa syarat yang harus dipenuhi dalam melakukan repatriasi.
Berikut syarat yang harus dipenuhi:
Permohonan mengekspor jenazah dari agensi resmi,
Paspor almarhum,
Paspor pengiring jenazah yang berlaku,
Medical Certificate of Cause of Death (MCCD) dari rumah sakit,
Izin ekspor otoritas setempat,
Sertifikasi penyegelan atau Certification of Sealing,
Sertifikasi pembalseman atau Certification of Embalming dari rumah sakit otoritas.
Sampai saat ini, KJRI Houston dan Kemlu berkomitmen akan terus membantu pemulangan Novita ke kampung halamannya.
