Kemendagri Akan Pertemukan Muzakkir dan Bobby Bahas 4 Pulau

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur Sumut Bobby Nasution dan Bupati Tapteng Masinton Pasaribu temui Gubernur Aceh Muzakir Manaf soal status 4 pulau Aceh yang kini jadi milik Sumut sesuai surat keputusan Kemendagri pada Rabu (4/6/2025). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Sumut Bobby Nasution dan Bupati Tapteng Masinton Pasaribu temui Gubernur Aceh Muzakir Manaf soal status 4 pulau Aceh yang kini jadi milik Sumut sesuai surat keputusan Kemendagri pada Rabu (4/6/2025). Foto: Dok. Istimewa

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) berencana mempertemukan Gubernur Aceh Muzakkir Manaf dengan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution. Hal ini terkait dengan pengalihan status wilayah empat pulau yang semula masuk ke wilayah Aceh Singkil ke wilayah Tapanuli Tengah, Sumatra Utara.

Empat pulau tersebut adalah Pulau Lipan, Pulau Panjang, Pulau Mangkir Ketek, dan Pulau Mangkir Gadang.

“Jadi sebagai bagian daripada resolusi mau nanti kita cari waktu untuk mempertemukan kembali berdua (Bobby dan Muzakkir) seperti pertemuannya Raja Inal Seregar (Gubernur Sumut) dan Ibrahim Hasan (Gubernur Aceh) pada 1992,” kata Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Safrizal Zakaria Ali, dalam paparannya di Kemendagri, Rabu (11/6).

Usai pemerintah pusat mengeluarkan Kepmendagri Nomor 300.2.2-2138 Tahun 2025 tentang Pemberian dan Pemutakhiran Kode serta Data Wilayah Administrasi Pemerintahan dan Pulau, yang ditetapkan pada 25 April 2025 lalu, Bobby dan Muzzakir sempat bertemu pekan lalu.

Bobby mengeklaim sudah ada kesepakatan antara kedua wilayah untuk berbagi pengelolaan potensi sumber daya alam termasuk migas.

“Namun di luar itu, tadi kami (bersama Gubernur Aceh) bersepakat untuk kita kelola sama-sama. Kalaupun ada potensi sumber daya alam, ya itu bisa kita kelola sama-sama. Termasuk ada Migas (minyak dan gas), juga bisa kita saling berbagi," kata Bobby usai pertemuan 4 Juni 2025 lalu.

Saat ditanya apakah pertemuan yang diinisiasi oleh Kemendagri nantinya juga akan turut membahas pembagian pengelolaan sumber daya di pulau-pulau tersebut, Safrizal memilih untuk menunggu hasil pertemuan nanti.

Sebab saat pertemuan pekan lalu, tidak ada perwakilan Kemendagri yang ikut serta.

“Kami juga tidak tahu apa hasil kesepakatan kami juga tidak tahu kami belum diberi tahu hasil pertemuan antara Gubernur berdua ya,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian merespons positif wacana Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution untuk mengelola potensi sumber daya alam termasuk minyak dan gas.

“Sangat bagus. Saya nggak mendengar ada Migas. Saya belum pernah dengar ini, baru dengar ini,” kata Tito saat ditemui di Kompleks Istana Negara, Selasa (10/6).

Meski begitu, Tito menyatakan dukungan penuh jika inisiatif datang dari pemerintah daerah sendiri.

“Jadi itu sangat bagus kalau seandainya dari bawah sendiri menyelesaikan, kita dari pusat senang sekali. Itu maunya kita dalam setiap penyelesaian batas wilayah kita selalu berusaha agar ada win-win antara pihak daerah-daerah yang berbatas. Selalu, selalu,” tuturnya.