Kemendagri Dorong Kerukunan Terus Dijaga Jelang Pemilu

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Acara Rakornas Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial, dan Budaya (Ekososbud) di Hotel Claro Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (11/4/2023). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Acara Rakornas Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial, dan Budaya (Ekososbud) di Hotel Claro Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (11/4/2023). Foto: Dok. Istimewa

Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kemendagri Bahtiar menekankan tentang pentingnya menjaga kerukunan masyarakat, terutama menjelang penyelenggaraan Pemilu Serentak 2024.

Hal itu disampaikan Bahtiar dalam acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial, dan Budaya (Ekososbud) dengan tema “Sinergi Memantapkan Kerukunan Sosial Masyarakat dalam Mewujudkan Pemilu Aman, Damai dan Harmoni”. Acara ini digelar secara hybrid dari Hotel Claro Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (11/4/2023).

“Hari ini adalah pertemuan yang sangat penting dan agak spesifik, memang judulnya bidang ketahanan ekonomi, sosial, budaya dengan titik tekannya tentang kerukunan sosial, baik dalam, rangka pemilu maupun dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan pembangunan sehari-hari,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bahtiar menyampaikan Rakornas ini diikuti berbagai kementerian/lembaga (K/L) seperti Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Badan Intelijen Negara (BIN), hingga jajaran TNI/Polri.

Dirjen Polpun Kemendagri Bahtiar dalam acara Rakornas Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial, dan Budaya (Ekososbud) di Hotel Claro Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (11/4/2023). Foto: Dok. Istimewa

Menurutnya, K/L memiliki otoritas dan kemampuan dalam mengharmonisasi program, juga melakukan sinergi dalam penguatan ketahanan nasional Indonesia agar menjadi semakin kuat.

“Kemudian yang mengharmonisasi ini secara nasional dari sisi pembangunan tentu Deputi Bidang Politik, Hukum, Pertahanan, dan Keamanan Kementerian (PPN/)Bappenas RI. Kemudian dari Kemendagri ada Dirjen Bina Pembangunan Daerah dan ada dari Dirjen Bina Keuangan Daerah,” terangnya.

Dia berharap acara ini menjadi momentum K/L untuk mendialogkan persoalan terkait ketahanan sosial budaya di Indonesia. Sebab, menurutnya, pembicaraan terkait ketahanan sosial budaya yang terkoordinasi secara nasional masih jarang dilakukan.

“Agak jarang kita bicarakan secara terkoordinasi (secara) lengkap, hari ini momentum awal dimotori oleh Kemendagri untuk mendiskusikan itu,” paparnya.

Dirjen Polpun Kemendagri Bahtiar dalam acara Rakornas Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial, dan Budaya (Ekososbud) di Hotel Claro Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (11/4/2023). Foto: Dok. Istimewa

Mengenai alasan pemilihan lokasi acara Rakornas, Bahtiar mengungkapkan, Sultra dianggap sebagai kawasan pertumbuhan utama di Indonesia. Menurutnya, pertumbuhan pembangunan sebagai sebuah capaian positif tentunya juga membawa dampak pada aspek sosial.

Untuk itu, kata dia, dengan mendiskusikan hal-hal yang relevan, persoalan yang dikhawatirkan akan terjadi di masa mendatang dapat dicegah sedini mungkin.

“Begitu pula hal-hal yang memang sudah telanjur terjadi hari ini, kita harus bicarakan,” ujarnya.