Kemlu Siapkan Contingency Plan untuk WNI di Afghanistan, Termasuk Evakuasi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemenlu Judha Nugraha. Foto: Salmah Muslimah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemenlu Judha Nugraha. Foto: Salmah Muslimah/kumparan

Pemerintah Indonesia menyusun strategi untuk memastikan keamanan WNI di Afghanistan. Saat ini masih ada enam warga Indonesia di negara tersebut.

Kondisi keamanan Afghanistan sejak rencana penarikan pasukan Amerika Serikat dan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) semakin memburuk. Pemberontak Taliban terus unjuk gigi dan membuat militer Afghanistan terdesak.

Yang terbaru Taliban berhasil merebut kota kedua terbesar di Afghanistan, Kandahar. Total ada 14 kota yang berhasil dikuasai oleh Taliban.

kumparan post embed

Seiring semakin mencekam kondisi Afghanistan, Amerika Serikat hingga Inggris berencana membawa pulang staf dan diplomatnya.

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu, Judha Nugraha, memastikan Pemerintah RI telah membuka seluruh opsi keamanan warga Indonesia, termasuk pula pemulangan.

"KBRI Kabul telah menyusun rencana contingency untuk antisipasi jika situasi keamanan semakin memburuk," kata Judha dalam keterangannya, Jumat (13/8/2021).

"Rencana contingency memuat semua langkah-langkah pengamanan WNI, termasuk jika diperlukan dapat dilakukan evakuasi," sambung dia.

Sebanyak enam WNI yang berada di Afghanistan belum termasuk staf dan diplomat KBRI Kabul. Jumlah pasti berapa staf dan diplomat KBRI Kabul tak bisa diungkap atas alasan keamanan.

Sementara itu, enam WNI di Afghanistan terdiri dari dua pekerja PBB, dua ekspatriat, dan dua yang menikah dengan warga lokal.

***

Saksikan video menarik di bawah ini: