Kenangan SBY tentang Ibunda Jokowi

26 Maret 2020 13:01 WIB
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (kedua kanan) berjalan memasuki ruangan saat pembukaan Kongres V Partai Demokrat di Jakarta. Foto: ANTARA/M Risyal Hidayat
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (kedua kanan) berjalan memasuki ruangan saat pembukaan Kongres V Partai Demokrat di Jakarta. Foto: ANTARA/M Risyal Hidayat
ADVERTISEMENT
Presiden Keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) turut menyampaikan duka citanya atas kepergian Ibunda Jokowi, Sudjiatmi Notomihardjo pada Rabu (25/3) di Solo, Jawa Tengah.
ADVERTISEMENT
SBY berharap agar Jokowi dan keluarga diberikan kekuatan atas meninggalkan sang Ibunda.
"Semoga pula Bapak Jokowi dan keluarga diberikan kesabaran, kekuatan dan ketabahan menghadapi ujian Allah ini," kata SBY dalam keterangan videonya, Kamis (27/3).
Presiden Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono memberikan sambutan saat groundbreaking Museum dan Galeri Seni SBY-ANI di Pacitan. Foto: Dok. Istimewa
"Semoga almarhumah diterima dan hidup bahagia di sisi Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa," lanjut dia.
SBY pun teringat pertemuannya dengan ibunda Jokowi, Ibu Noto, bersama almarhum istrinya Ani Yudhoyono lima tahun lalu. Dalam kesempatan itu, kata dia, mereka sempat membicarakan tentang masa depan negara.
"Lima tahun yang lalu dalam sebuah acara di Solo, Jawa Tengah, saya dan istri waktu itu almarhumah ibu Ani bertemu ibu Noto. Kami sempat berbincang-bincang dengan baik dan membicarakan tentang masa depan bangsa dan negara kita," ucapnya.
ADVERTISEMENT
Mantan Ketum Demokrat itu juga menyambut baik instruksi Jokowi agar masyarakat tak berkumpul di rumah rumah duka untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.
"Hal ini sesuai dengan anjuran pemerintah bahwa kita semua perlu mencegah berkumpulnya masyarakat dalam jumlah yang besar dan ini sesuai dengan semangat besar kita untuk mencegah penyebaran virus corona," ucap dia.
"Saya pribadi menilai ini adalah langkah dan pemikiran yang baik, yang bijaksana dan perlu kita beri apresiasi yang tinggi," tutup SBY.