Kenangan Sosok Deryl, Korban Lion Air yang Hobi Main Game dan Mancing

Sosok Deryl Fida Febrianto (22), korban jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 begitu berkesan tak hanya bagi keluarganya, tetapi juga teman-temannya. Salah satunya teman Derly, Hendrik, mempunyai kesan tersendiri terhadap pria asal Surabaya tersebut.
Di matanya, Deryl merupakan pria yang humoris. Tak hanya itu, Derly dan dirinya juga memiliki hobi yang sama yakni bermain game online PUBG Mobile dan memancing.
Hendrik bercerita, sehari sebelum ia menerima kabar Deryl turut menjadi korban Lion Air JT-610, keduanya sempat bermain PUBG Mobile bersama pada Minggu (28/10) sore. Namun tidak biasanya, saat asyik berbalas chat di game online tersebut, Deryl tiba-tiba meninggalkan permainan tanpa sebab.
"Tidak seperti biasanya, Deryl itu meninggalkan permainan game online PUBG mobile tanpa memberikan kabar terlebih dahulu," kata Hendrik di kediamannya di kawasan Suko Manunggal, Surabaya, Selasa (30/10).

Setelah itu, Hendrik mencoba menghubungi Deryl, namun tidak ada jawaban dari pria yang baru menikah selama dua minggu tersebut. Hingga keesokan harinya, ia mendengar kabar pesawat Lion Air yang ditumpangi Deryl, jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.
Menurutnya, Deryl dalam pergaulan sehari-hari dikenal sebagai anak yang humoris dan ramah.
"Deryl suka menolong anaknya. Saling berbagi ketika orang lain tidak mempunyai apa yang dia punya," kenangnya.
Tak hanya itu, Hendrik juga masih ingat betul hobi Deryl di luar main game yakni memancing. Keduanya juga gemar memancing di alam bebas.
"Deryl itu kalau sudah mancing dan main game kadang sampai lupa waktu," katanya.
Sebelumnya istri Deryl, Luthfiani Eka Putri, yang baru dinikahi beberapa pekan lalu tetap berharap suaminya ditemukan dalam kondisi selamat.
"Doa tahlil ini, akan terus dilakukan dan semoga jenazah suami saya Deryl segera ditemukan, karena yang namanya mukjizat Allah itu nyata," harap Luthfiani di lokasi, Selasa (30/10).
Menurut Luthfiani, hingga saat ini pihaknya memang masih menunggu nasib sang suami. Namun, ia memilih menanti kabar dari layar kaca saja sementara mertuanya, Didik Setyawan, berangkat ke Jakarta untuk menyaksikan proses evakuasi bersama adiknya, Wiwit.
