Kepala Bakom Qodari Tegur Timothy Usai Disorot soal Gaya Hidup Mewah

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari mengaku telah menegur keras Deputi Bakom Timothy Ivan terkait gaya hidup pejabat yang menjadi sorotan publik. Dia juga mengingatkan seluruh deputi dan jajaran Bakom agar lebih berhati-hati menggunakan media sosial.
Qodari menyampaikan hal tersebut setelah sebelumnya menyatakan tidak takut menghadapi berbagai tudingan yang disebutnya sebagai upaya sabotase terhadap Bakom.
"Ya, saya ulangi, saya tidak takut dan akan melawan semua upaya sabotase tersebut," kata Qodari dalam konferensi pers di Kantor Bakom RI, Jakarta Pusat, Rabu (30/9).
Meski demikian, Qodari mengakui dirinya telah memberikan teguran kepada Timothy Ivan dan mengingatkan seluruh deputi agar membatasi diri dalam menampilkan gaya hidup di ruang publik.
"Sebagai penutup, patut saya sampaikan bahwa saya sudah menegur keras saudara Timothy Ivan dan mengingatkan dan semua Deputi Bakom untuk lebih membatasi diri dan tidak mengekspos apa yang disebut dengan gaya hidup mewah serta berhati-hati dalam menggunakan medsos," ujarnya.
Qodari mengatakan dirinya telah memahami adanya ekspektasi dan norma tertentu dari masyarakat terhadap pejabat publik sejak masih bertugas di Kantor Staf Presiden (KSP), sebelum bergabung dengan Bakom.
Dia kemudian mencontohkan dirinya yang menggunakan jam tangan Seiko dalam aktivitas sehari-hari sebagai salah satu cara menggambarkan gaya hidup pejabat yang menurutnya perlu mempertimbangkan persepsi publik.
"Saat tugas di KSP, sebelum di Bakom saya di KSP, saya sudah pernah menyampaikan bahwa masyarakat punya ekspektasi atau norma tertentu tentang pejabat publik," kata Qodari.
"Dan sudah saya berikan contoh, ya, waktu itu saya mengatakan di depan teman-teman wartawan sekalian, saya menggunakan arloji Seiko," lanjutnya.
Minta Maaf Atas Kelalaian Ingatkan Deputi Bakom
Qodari juga menyampaikan permintaan maaf atas kelalaiannya dalam mengingatkan para deputi dan jajaran Bakom mengenai gaya hidup pejabat.
"Untuk kelalaian mengingatkan Deputi dan jajaran Bakom tentang gaya hidup mewah, saya sebagai Kabakom meminta maaf, saya sebagai pribadi meminta maaf, dan akan terus memperbaiki di masa depan," ujar Qodari.
Selain kepada jajaran Bakom, Qodari juga menyampaikan permintaan maaf apabila dirinya atau keluarganya pernah menampilkan gaya hidup mewah setelah dirinya masuk ke pemerintahan.
"Permintaan maaf juga saya sampaikan sekaligus di sini seandainya saya dan keluarga ada yang terindikasi menampilkan gaya hidup mewah setelah saya masuk dalam pemerintahan," katanya.
Qodari menegaskan dirinya telah mengingatkan keluarga untuk menjaga perilaku dan penampilan selama berada dalam lingkungan pemerintahan. Namun, dia mengakui kemungkinan terjadinya kekeliruan tetap ada.
"Saya sudah mengingatkan diri sendiri dan keluarga, namun seandainya masih terjadi, manusia adalah tempatnya luput dan salah dan alpa," ujarnya.
"Sekali lagi saya minta maaf kalau seandainya terjadi. Demikian saya sampaikan untuk menjadi penjelasan dan semoga dapat diterima dengan baik," kata Qodari.
