Kepala BGN Bicara Roadmap MBG hingga 2029: Intervensi-Edukasi Hidup Sehat

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana memberikan keterangan pers penanggulangan KLB pada program prioritas makanan bergizi gratis (MBG) di Kantor Kemenkes, Jakarta, Kamis (2/10/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana memberikan keterangan pers penanggulangan KLB pada program prioritas makanan bergizi gratis (MBG) di Kantor Kemenkes, Jakarta, Kamis (2/10/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengungkapkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) memiliki roadmap yang akan dijalankan selama empat tahun ke depan.

Menurut Dadan, fokus utama pada tahun pertama adalah melakukan intervensi agar seluruh anak Indonesia mendapatkan haknya untuk memperoleh makanan bergizi.

“Ya, kita punya roadmap ya. Untuk tahun pertama ini kita intervensi. Intervensi agar seluruh anak mendapatkan haknya,” ujar Dadan kepada kumparan, saat ditemui di Bekasi, dikutip Minggu malam (19/10).

Murid menikmati paket makan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Sinduadi Timur, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman, Senin (13/1/2025). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Ia melanjutkan, pada tahun kedua, BGN akan meningkatkan kualitas program sekaligus memperkuat edukasi tentang pentingnya memilih makanan yang sehat dan seimbang.

“Nah, kemudian tahun kedua kita akan meningkatkan kualitas dan sambil kemudian meningkatkan edukasi. Terutama edukasi kesadaran anak di dalam memilih menu makanan yang sehat dan seimbang,” tambahnya.

Dadan menjelaskan pada tahun ketiga dan keempat, fokus program MBG akan beralih pada orientasi edukasi hidup sehat secara menyeluruh. Program ini tidak hanya bicara soal pemenuhan nutrisi, tapi juga keseimbangan gaya hidup.

“Nah, kemudian di tahun ketiga keempat, kita sudah fokus pada orientasi edukasi bagaimana bisa membiasakan hidup sehat. Jadi tidak hanya lagi nutrisi, tapi juga sudah ke arah hidup yang seimbang ya,” katanya.

“Antara menu dengan gizi seimbang, nutrisi yang baik, kemudian olahraga yang terukur, istirahat yang cukup, dan juga pola pikir yang positif,” lanjutnya.

video from internal kumparan

Untuk mewujudkan target tersebut, Dadan mengatakan BGN terus menggandeng berbagai pihak agar berkontribusi dalam penyediaan makanan bergizi. Kolaborasi itu, katanya, akan diperkuat pada tahun depan dengan fokus pada peningkatan kualitas dan edukasi.

“Tahun ini kita kan berusaha untuk menggandeng berbagai pihak seluas-luasnya agar berkontribusi positif terhadap makan bergizi. Dan tahun depan kita akan lanjutkan kerja sama itu sambil juga kita kemudian meningkatkan kualitas kerja sama terutama akan lari ke arah edukasi,” ujar Dadan.

“Dan setelah itu, mungkin kita akan lebih banyak ke arah peningkatan-peningkatan kualitas hidup untuk semua pihak dan peningkatan kesejahteraan,” lanjutnya.

Orang tua murid yang tergabung dalam komite orang tua murid ikut serta dalam pendistribusian Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Pejaten Barat 1 Pagi, Jakarta Selatan, Senin (29/9/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Dadan menambahkan, hingga saat ini BGN telah melayani 36,2 juta penerima manfaat MBG di seluruh Indonesia.

“Saat ini, kita sudah bisa menghasilkan 12.075 SPPG sampai hari ini ya, melayani 36,2 juta,” tandasnya.