Kepala BIN Tinjau Vaksinasi Pelajar: Anak-anak Harus Diberi Perhatian Khusus

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepala BIN, Budi Gunawan. Foto: BIN
zoom-in-whitePerbesar
Kepala BIN, Budi Gunawan. Foto: BIN

Kepala BIN Jenderal (Purn) Budi Gunawan melakukan kunjungan ke Cianjur, Jawa Barat, Minggu (25/7). Budi meninjau vaksinasi bagi para pelajar di Yayasan Madrasah Tanwiriyyah.

Selain itu, Budi Gunawan meninjau vaksinasi door to door di Desa Sukasari juga di madrasah. Ia ingin memastikan vaksinasi berjalan dengan lancar untuk mencapai target herd immunity 70 persen.

“Hari ini, sesuai dengan petunjuk dari Bapak Presiden, kami dari BIN melanjutkan program vaksinasi bagi anak pelajar di Cianjur, Jawa Barat. Hal tersebut dilakukan untuk menekan angka kenaikan COVID-19 juga di kalangan anak-anak,” kata Budi Gunawan saat meninjau vaksinasi COVID-19, di Yayasan Madrasah Tanwiriyyah.

kumparan post embed

Eks Wakapolri itu menjelaskan, anak-anak baik dari kalangan santri atau siswa merupakan salah satu target utama vaksinasi. Sebab anak-anak sangat rentan terpapar COVID-19.

“Nanti setelah anak-anak sudah divaksin, harus diberi pengertian untuk tetap selalu menerapkan protokol kesehatan. Karena, anak-anak di masa pandemi COVID-19 harus diberikan perhatian khusus,” jelas Budi.

Budi Gunawan menambahkan, jika sudah banyak masyarakat Indonesia divaksin COVID-19 ia yakin herd immunity akan segera terbentuk. Pemerintah juga terus berusaha mengejar tiga juta dosis per hari agar program vaksinasi segera rampung.

“Diharapkan, program vaksinasi pemerintah bisa mencapai target, sehingga target herd immunity atau kekebalan komunal pun bisa mencapai 70 persen pada akhir tahun 2021 nanti,” ucap Budi.

Kepala BIN, Budi Gunawan. Foto: BIN

Kemudian bagi masyarakat yang sudah divaksin, Budi Gunawan meminta agar mereka tetap menerapkan protokol kesehatan. Pasalnya meski sudah divaksin, masih ada kemungkinan terpapar jika tidak menerapkan protokol kesehatan dengan benar,

“Tetap mengikuti protokol kesehatan seperti mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas, serta yang lainnya. Insyaallah dengan begitu, dengan ikhtiar kita semua, pandemi COVID-19 bisa segera berakhir,” kata Budi Gunawan.

Kepala BIN Budi Gunawan blusukan bagi sembako ke warga terdampak PPKM darurat di Bandung, Minggu (18/7). Foto: BIN

Lebih lanjut, selain meninjau vaksinasi Budi Gunawan mengatakan, BIN juga turut memberikan paket bantuan sosial dan vitamin kepada masyarakat.

Pembagian bansos ini digelar serentak di tujuh provinsi yakni Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Riau, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Selatan.

“Untuk di tujuh provinsi Indonesia, kami sebarkan 15.000 vaksin dan 15.000 sembako beserta vitamin. Yang dikhususkan untuk pondok pesantren, tsanawiyah, pelajar SMP dan SMA, door to door vaksin, serta bantuan sosial,” tutur Budi.