Kepala Desa Dokoro Joget Dangdut Saat Pandemi: Maaf, Itu Spontanitas

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

clock
comment
8
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi dangdut. Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi dangdut. Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan

Kepala Desa Dokoro, Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Masrukin, angkat bicara terkait aksi joget dangdut pada pelantikan perangkat desa yang videonya viral di media sosial.

Dalam video berdurasi 15 detik itu, Masrukin adalah pria berkumis dan berkacamata hitam.

Melalui akun instagram Bupati Grobogan Sri Sumarni @sumarnigrobogan, Masrukin bersama 4 perangkat Desa Dokoro mengatakan, bahwa aksi joget yang mereka lakukan merupakan aksi spontanitas.

embed from external kumparan

"Perlu kami sampaikan bahwa video tersebut adalah spontanitas dan terjadi setelah acara selesai. Karena kebahagiaan kami atas terlaksananya pemilihan dan pelantikan perangkat desa kami," ujar Masrukin dalam video klarifikasi, Sabtu (26/6).

Dalam video berdurasi 2 menit itu, dia juga mengucapkan permohonan maaf kepada masyarakat yang merasa dirugikan atas aksi mereka.

"Pada kesempatan ini izinkan kami atas nama perangkat desa memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada warga masyarakat khususnya warga Grobogan yang merasa tidak nyaman atas video yang beredar saat ini," ucap Masrukin.

Pihaknya pun berjanji untuk lebih berhati-hati dalam menjalankan tugasnya sebagai abdi negara. Ia juga mengimbau agar masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan.

"Ini menjadi suatu pelajaran yang berharga bagi kami agar lebih berhati-hati dalam menjalankan kegiatan terutama di masa pandemi COVID-19," kata dia.

"Semoga seluruh warga kabupaten senantiasa dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa dan tetap menjaga protokol kesehatan," tandasnya.

==

embed from external kumparan