Kepsek SMAN 1 Cimarga: Terlepas dari Ulahnya Saya Harap Murid-murid Sukses
·waktu baca 2 menit

Kepala Sekolah SMAN 1 Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten, Dini Pitria, berharap siswa-siswinya kelak mendapatkan hak yang sama untuk mengenyam pendidikan tinggi. Termasuk mendapatkan pekerjaan yang layak sesuai cita-cita mereka.
Harapan itu disampaikan usai ramai isu di media sosial agar lulusan sekolahnya di-blacklist dari semua perguruan tinggi dan perusahaan buntut aksi mogok sekolah ratusan siswa. Aksi mogok massal dilakukan usai peristiwa kepala sekolah menampar seorang siswa yang kepergok merokok di lingkungan sekolah.
"Bagaimanapun mereka adalah murid-murid saya yang harus menjemput nasib baiknya, semoga mereka bisa meraih sukses di masa mendatang. Saya sedang berjuang agar bagaimana mereka diterima di SNMPTN dengan cara yang baik," kata Dini ditemui di SMAN 1 Cimarga, Kamis (16/10).
Ia memohon agar perilaku siswa-siswinya dimaafkan. Mereka, kata dia, merupakan anak-anak yang masih membutuhkan bimbingan untuk menjadi lebih baik.
"Jadi saya tetap berharap, mereka-mereka, yang terlepas dengan segala ulahnya, adalah murid-murid saya yang harus diberikan kasih sayang dan tetap didoakan agar sukses di masa mendatang," ujarnya.
Sebagai seorang kepala sekolah, Dini mengaku dirinya memiliki beban moral untuk menjadikan para lulusan SMAN 1 Cimarga dapat bersaing meraih cita-cita dengan masuk ke dalam perguruan tinggi yang dituju.
"Kalau bisa seperti itu (diterima di perguruan tinggi yang diinginkan), dan kita doakan semoga mereka tidak berbuat seperti itu lagi," katanya.
