Kerangka Manusia Berselimut Sarung di Hutan Lindung Banyuwangi Dievakuasi
·waktu baca 2 menit

Kerangka manusia berselimut sarung yang ditemukan di tengah hutan lindung milik Perhutani di Banyuwangi Barat akhirnya berhasil dievakuasi. Operasi SAR memakan waktu hingga 5 hari dikarenakan medan sulit berupa jurang dan perbukitan.
"Alhamdulillah, kita berhasil mengevakuasi kerangka tersebut. Tadi malam, Minggu (5/9) sudah kita bawa ke ruang jenazah RSUD Blambangan," kata Kapolsek Licin, Iptu Dalyono, saat dikonfirmasi wartawan, Senin (6/9).
Operasi Tim SAR mengevakuasi kerangka tersebut dimulai sejak hari Rabu (1/9). Namun setelah 3 hari di dalam hutan, tim evakuasi gagal menemukan lokasi jenazah, dan pulang dengan tangan kosong.
Selanjutnya pada hari Jumat (3/9), pihaknya kembali menerjunkan tim kedua untuk mengevakuasi jenazah tersebut.
"Alhamdulillah, tim kedua berhasil menemukan titik lokasi jenazah," ungkapnya.
Namun, karena medan yang dilalui berupa perbukitan dan jurang, akhirnya tim evakuasi mengambil jalur memutar untuk mengevakuasi jenazah tersebut.
"Medannya cukup ekstrem. Setidaknya ada 8 bukit dan 9 sungai. Akhirnya kita ambil jalur memutar, menuju Dusun Plampang, Desa Bulusari, Kecamatan Kalipuro. Sekitar jam 22.30 Minggu malam, Tim evakuasi tiba di titik penjemputan," ungkap Dalyono.
Kerangka manusia tersebut, selanjutnya dibawa ke ruang jenazah RSUD Blambangan untuk dilakukan identifikasi.
"Tadi malam hanya pemeriksaan umum. Kerangka manusia tersebut berjenis kelamin perempuan dan berusia sekitar 76 tahun," ungkapnya.
"Untuk penyebab kematian serta berapa lama korban meninggal, hari ini Tim Forensik Polresta Banyuwangi akan melakukan pemeriksaan," tutupnya.
Seperti diketahui, Tim Pemasangan Pal Batas Kawasan Antara Cagar Alam dan Hutan Lindung Perhutani Wilayah Banyuwangi Barat menemukan sesosok kerangka manusia di kawasan hutan tersebut.
Saat ditemukan, posisi jenazah nampak seperti orang tidur berselimut sarung. Korban diduga sudah meninggal sudah lama, mengingat kondisi jenazah mulai menjadi kerangka.
