Kerumunan BTS Meal, McDonald's di Kota Serang Dijaga Aparat Kepolisian

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Polisi menjaga antrean ojol di McDonald Ciceri, Kota Serang. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Polisi menjaga antrean ojol di McDonald Ciceri, Kota Serang. Foto: Dok. Istimewa

Polres Serang Kota menerjunkan aparat kepolisian untuk berjaga di McDonald's Ciceri, Kota Serang, Rabu (9/6), akibat kerumunan driver online yang melakukan pemesanan BTS Meal.

Kasat Sabhara Polres Serang Kota, AKP Badri Hasan mengatakan, pihaknya turun langsung untuk memberikan imbauan kepada para driver online yang tengah mengantre agar tetap menjaga protokol kesehatan.

"Saat ini Kota Serang masih berada di zona oranye penularan COVID-19, kami bersama Satgas COVID-19 turun langsung untuk mengimbau kepada pengunjung, penyedia atau penjual makanan agar selalu mematuhi prokes," tutur Badri.

Polisi menjaga antrean ojol di McDonald Ciceri, Kota Serang. Foto: Dok. Istimewa

Berdasarkan pantauan di McDonald's Ciceri, hingga pukul 14.00 WIB, tampak ratusan driver online yang tengah mengantre dan menunggu pesanan.

Heru, salah seorang driver online mengaku mendapat orderan BTS Meal melalui aplikasi online sejak pukul 11.30 WIB. Ia telah menunggu dua jam dan belum mendapatkan nomor antrean.

"Dapat orderan dari Pakupatan. Saya dari jam setengah dua belas menunggu. Tapi sampai sekarang ini ya masih nunggu, antrean aja masih panjang," tuturnya kepada kumparan.

Sementara menurutnya, pesanan yang dilakukan sudah tak bisa dibatalkan. Sehingga membuatnya terpaksa menunggu sampai pesanan didapatkan.

"Mau di-cancel tapi ga bisa. Sudah males sebenarnya," imbuhnya.

Polisi menjaga antrean ojol di McDonald Ciceri, Kota Serang. Foto: Dok. Istimewa

Diakui Heru, membludaknya para driver online yang melakukan pemesanan, lantaran hampir 80 persen driver online yang ada di Kota Serang serentak mendapat orderan yang sama.

"Tadi puncaknya pas jam 12 (siang), semua dapat orderan BTS-Meal ini. Kayaknya hampir 80 persen ojol di Kota Serang numpuk di sini, dapat orderan yang sama," ujarnya.

Hal senada turut disampaikan oleh Rahmat, driver ojek online yang turut mengantre. Dia mengaku terpaksa menunggu orderan BTS-Meal hingga berjam-jam lantaran pesanan yang ia terima tidak dapat dibatalkan.

Sementara, diakuinya, alasan agar bisa tetap menafkahi keluarga di tengah wabah pandemi COVID-19 menjadi hal yang membuatnya harus tetap bersemangat mendapat orderan meski harus menunggu lama.

"Wah saya dari sebelum jam 11 menunggu. Tapi semangat lah, saya dapat dua orderan. Demi dapur agar tetap ngebul," ucapnya.

Sementara itu, Camat Serang, Farach Richi mengaku pihaknya sudah memberikan teguran kepada pihak McDonald's Serang atas terjadinya kerumunan di lokasi tersebut.

Pihaknya akan melakukan penutupan paksa apabila kembali terjadi kerumunan dari para pemesan.

"Kami sudah (koordinasi) dengan manajernya, untuk yang konsumen yang makan di tempat untuk ditutup dulu. Jadi difokuskan yang online saja. Tadi dilakukan penertiban. Kalau misalnya tetap (ada kerumunan), akan kami lakukan penutupan," tuturnya.

==

embed from external kumparan