Keterisian Ruang Isolasi RS di Jabar 79%, Ridwan Kamil Siapkan Tambahan Non RS

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 secara virtual, Senin (14/12). Foto: Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 secara virtual, Senin (14/12). Foto: Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengungkap tingkat keterisian ruangan isolasi bagi pasien terinfeksi virus corona di rumah sakit di Jawa Barat mencapai angka 79 persen. Dengan begitu, keterisian sudah melewati angka yang ditetapkan WHO yakni 60 persen.

"Rumah sakit ini sebenarnya pelaporan kemarin Jabar itu ada di 79 persen ya," tutur gubernur yang akrab disapa Emil, Sabtu (9/1).

Merespon hal itu, Emil telah memberikan penambahan sekitar 3 ribu ruangan isolasi non rumah sakit bagi pasien terinfeksi bergejala ringan selama satu bulan ke belakang.

"Yang dirawat di rumah sakit itu kan ada gejala ringan dan kami sebutnya zona hijau, kemudian ada gejala sedang zona oranye dan yang parah zona merah. Nah, yang hijau atau gejala ringan akan kami pindahkan ke 3 ribuan ruangan isolasi atau ruang perawatan yang non rumah sakit," ucap dia.

Melalui kebijakan ini, diharapkan akan mengurangi permasalahan kebutuhan fasilitas rumah sakit di Jabar. Karena yang bergejala ringan akan diisolasi di ruang non rumah sakit, sementara yang bergejala sedang dan berat akan diberi fasilitas oleh layanan rumah sakit.

==

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona