kumparan
9 September 2019 10:00

Ketika PM Israel Salah Sebut Boris Johnson Jadi Boris Yeltsin

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Foto: REUTERS/Gali Tibbon
Entah apa yang ada di pikiran Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Dia nampaknya tidak begitu konsentrasi ketika berbicara pada pertemuan kabinet mingguan, Minggu (8/9).
ADVERTISEMENT
Ketika berbicara pada pertemuan tersebut, Netanyahu keliru menyebut nama PM Inggris Boris Johnson menjadi nama mantan Presiden Rusia yang meninggal pada 2007, Boris Yeltsin.
Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri Israel. Foto: Ronen Zvulun/Reuters
Boris Yeltsin adalah presiden terpilih pertama Rusia yang dipilih melalui pemilu secara bebas pasca-runtuhnya Uni Soviet.
"Saya kembali dari kunjungan yang sangat menyenangkan di London, saya bertemu dengan PM Boris Yeltsin dan menteri pertahanan Amerika Serikat," kata Netanyahu pada awal pertemuan, seperti dilansir The Guardian, Senin (9/9).
Kekeliruan itu terekam dalam sebuah video yang menampilkan secara langsung pertemuan mingguan kabinet.
Dalam video itu, Netanyahu langsung disela oleh para jajaran menteri kabinet. Dia lalu tersenyum masam dan mengkoreksi dirinya sendiri, mengatakan bahwa dia sedang iseng memeriksa apakah rekan-rekannya itu memperhatikan dia berbicara.
ADVERTISEMENT
Kantor Perdana Menteri Israel pun tidak mendiamkan saja kekeliruan Netanyahu. Beberapa jam kemudian, mereka merilis sebuah video yang telah dipotong bagian Netanyahu keliru menyebut nama Boris Johnson dan mengubahnya menjadi penyebutan yang benar.
Akan tetapi, netizen yang sudah terlebih dulu menyimpan video yang keliru dan menyebarluaskan video tersebut ke media sosial.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan