Kilas Balik Tabrakan Batik Air dan TransNusa

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Kronologi Tabrakan BatikAir dan TransNusa (Foto: Faisal Nu'man/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Kronologi Tabrakan BatikAir dan TransNusa (Foto: Faisal Nu'man/kumparan)

Setelah satu tahun, tubrukan pesawat Batik Air dan TransNusa yang terjadi di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, akhirnya terungkap. Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) merilis laporan hasil investigasi kecelakan tersebut pada 10 April 2017.

(Baca: Kronologi Tabrakan Pesawat Batik Air dan TransNusa)

Tubrukan terjadi pada 4 April 2016 sekitar pukul 19.57 WIB. Saat itu pesawat Batik Air (Boeing 737-800) yang membawa 49 penumpang hendak lepas landas. Sementara pesawat TransNusa (ATR42 seri 600) bermaksud parkir.

Penyebab insiden adalah buruknya koordinasi dua menara pengawas (ATC). Pesawat Batik Air mendapatkan sinyal untuk take off dari ATC. Sementara ATC juga sudah menyatakan pesawat ATR boleh parkir.

Pencahayaan di area landasan pacu yang kurang memadai juga disebut menjadi salah satu faktor pada insiden itu.

(Baca: Pelajaran Penting agar Tabrakan Batik Air dan TransNusa Tidak Terulang)

Kronologi Tabrakan BatikAir dan TransNusa (Foto: Faisal Nu'man/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Kronologi Tabrakan BatikAir dan TransNusa (Foto: Faisal Nu'man/kumparan)