Kisah Burung Merpati di Bandung Berharga Rp 1 Miliar

Kisah seekor burung merpati di Kota Bandung yang dijual seharga Rp 1 miliar mendadak heboh. Adalah Aristyo Setiawan (32) yang menjual burung merpati berwarna kelabu seharga Rp 1 miliar itu.
Aristyo menjual burung merpatinya itu kepada rekannya asal Depok, Robby. Dia juga tak menyangka ada orang yang berminat membeli burungnya dengan harga tinggi.
Merpati Aristyo telah menjuarai berbagai kompetisi tingkat regional maupun nasional. Aristyo memberikan nama kepada burungnya itu Jayabaya.
Harga Rp 1 miliar dipatok Aristyo dengan alasan agar tidak ada orang yang menawarkan merpatinya itu.
"Saya buka harga Rp 1 miliar itu supaya enggak dibeli sama orang. Dan konyol kalau ada yang beli. Saya enggak mengira (Robby) malah beli. Saya kira bercanda saja," kata dia, di Cisaranten Wetan, Kota Bandung, Selasa (2/7).
Sebelumnya, Aristyo menuturkan, rekannya itu telah mulai melakukan pendekatan untuk membeli burung miliknya sejak lama. Robby, kata dia, kerap bertemu dengannya di berbagai ajang kompetisi burung merpati yang kerap digelar.
"Robby ini sering ketemu sama saya dan PDKT-nya sudah lama. Itu kebetulan teman saya juga," ujar dia.
Aristyo menduga alasan Robby membeli burung miliknya karena kerap menjuarai berbagai kompetisi adu kecepatan dan ketangkasan merpati yang hadiahnya mencapai Rp 75 hingga Rp 100 juta.
Aristyo menyebut, kalaupun tidak menjadi juara pertama, burung Jayabaya miliknya selalu masuk di posisi lima besar. Hal itu, kata dia, cukup membanggakan karena pesaing dari sebuah kompetisi mencapai 1.000-an.
"Burung merpati yang saya punya itu untuk dilombakan atau adu ketangkasan. Dan ada hadiahnya.Itu mungkin alasannya Robby asal Depok mau beli," kata dia.
Saat ini, burung Jayabaya milik Aristyo telah diserahkan ke pemiliknya yang baru pada hari Jumat pekan lalu. Aristyo mengatakan, Robby membeli burung miliknya menggunakan giro.
Lebih lanjut, Aristyo mengatakan, burung miliknya merupakan jenis merpati tinggian berkualitas yang sering digunakan kontes. Jenis kelaminnya jantan. Jayabaya menetas dari telurnya pada tahun 2017.
"Jayabaya karakternya merpati tinggian. Umurnya udah dua tahun. Jantan," terang dia.
Aristyo menjelaskan, burung Jayabaya dibeli olehnya dari seseorang bernama Isan asal Ciparay, Kabupaten Bandung, pada tanggal 1 Januari 2018. Ketika itu dia membeli dengan harga Rp 50 juta.
"Dulu beli (Jayabaya) 50 juta," ungkap dia.
Adapun minat Aristyo kepada burung merpati telah dimulainya sejak duduk di bangku sekolah dasar. Sementara kompetisi yang diikutinya pertama kali pada tahun 2013 di Pasirlayung.
