Kisah Pilu Ibu di Solo, Jualan Tisu Sambil Bawa 2 Anaknya Usai Suami Meninggal

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ibu Sri, penjual tisu di Solo. Foto: Instagram/@ eboo13_
zoom-in-whitePerbesar
Ibu Sri, penjual tisu di Solo. Foto: Instagram/@ eboo13_

Kisah seorang ibu di Solo banting tulang menghidupi ketiga anaknya yang masih bayi dan balita dengan berjualan tisu di pinggir jalan viral di media sosial.

Kisah ibu itu pertama kali diunggah oleh Eboona, pemilik akun Instagram @eboo13_. Saat itu ibu penjual tisu sedang berada di pinggir jalan untuk berjualan ditemani oleh kedua anaknya yakni seorang bayi di gendongan, dan satu anak lagi terlihat sedang tertidur tanpa alas apa pun.

"Ada ibu jualan tisu kasian sekali di pinggir jalan, yang buat ngga tega ibu itu bawa dua anak, sakit sekali aku ngebayanginnya kalau jadi ibu itu sendiri berjuang demi menghidupi anak-anaknya. Tolong dibantu melarisi kalau lewat ya. Harga tisu nya 15 ribu," tulis Eboo, Senin (2/8).

embed from external kumparan

Saat dikonfirmasi kumparan, Eboo membenarkan kejadian itu yang berlokasi di daerah Dawung, Solo Baru, Jateng.

"Iya betul, namanya Ibu Sri. Lokasi jualannya sebelum mau naik tanggul, pas seberangnya KMS Pet Shop Minggu (1/8) kemarin, saat saya mau pulang kerja," tuturnya.

Eboo mengaku, awalnya kendaraan yang dikendarainya sudah melewati tempat pedagang itu berjualan tisu, namun ia putar balik karena merasa harus memberikan bantuan yang ia bisa.

"Hati saya tidak tenang maka dari itu saya balik lagi untuk memberikan sedikit uang tunai. Ibu Sri juga membawa anak balita satu dan bayi," tuturnya.

Saat ditanya Eboona, Ibu Sri itu mengatakan bahwa suaminya sudah meninggal dunia. Ia kemudian menjadi tulang punggung ketiga anaknya yang masih bayi dan balita.

Kini ia dan ketiga anaknya tinggal di sebuah kamar kos di Jalan Tejonoto 1 no 3, Solo.

"Di Donat Glo Gading, sebelahnya ada gang masuk saja ngikutin jalan nanti ada kos-kosan sebelah kiri," imbuhnya Eboona.

Eboona pun tergerak membuka donasi bagi warganet yang berbesar hati ingin membantu Ibu Sri dan anak-anaknya.

"Kalau ada yang berpikir membawa anak itu cuma gimik, positif thinking saja yang penting hati kita ikhlas saat menolong orang. Aku percaya orang yang baik, ikhlas dan berempati akan selalu dilindungi Yang Maha Kuasa," imbuhnya.

instagram embed

==

embed from external kumparan