Kisah Uha Si "Aquaman" yang Selami Gorong-gorong di Bandung

kumparanNEWSverified-green

comment
14
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wali Kota Bandung, Oded M. Danial bersama Uha, manusia gorong-gorong di Bandung. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Wali Kota Bandung, Oded M. Danial bersama Uha, manusia gorong-gorong di Bandung. Foto: Dok. Istimewa

Aksi seorang warga yang bernama Uha (42) menyelam gorong-gorong di permukiman persimpangan Gang Dharma Bakti dan Gang H.Syahroni, Cikutra, Bandung, mendadak viral di media sosial.

Uha bak pahlawan dan diberikan julukan beragam dari warganet, mulai dari Aquaman hingga 'manusia gorong-gorong. Uha pada saat itu masuk ke gorong-gorong dengan kondisi air yang keruh untuk mengatasi penyumbatan.

Uha yang berprofesi sebagai hansip dan juga kerja serbutan itu tidak pernah menyangka aksinya menyelam ke dalam gorong-gorong membuatnya jadi pusat perhatian.

Di benaknya saat itu hanya untuk mengatasi penyumbatan di got agar luapan airnya tidak mengganggu masyarakat.

Wali Kota Bandung, Oded M. Danial bersama Uha, manusia gorong-gorong di Bandung. Foto: Dok. Istimewa

Aksi heroisme Uha menyelam ke dalam got mendapat apresiasi banyak orang. Tak terkecuali Wali Kota Bandung, Oded M. Danial, pun menyambanginya langsung untuk berterima kasih.

“Saya masyarakat, ya, buat masyarakat lagi. Teu terang-terang acan (tidak tahu menahu) ini jadi viral,” kata Uha saat di Balai RW 03 Kelurahan Cikutra, Kecamatan Cibeunying Kaler, dalam keterangannya, Selasa (31/12).

Uha menyelam tanpa bantuan peralatan berstandar keamanan. Dia hanya berpegangan pada sebuah tangga kayu yang ditahan oleh temannya, Oho. Dalam unggahan video berdurasi 45 detik yang beredar di media sosial, Uha tanpa ragu masuk ke dalam gorong-gorong.

X post embed

“Itu dalamnya sekitar 4 meter. Berenang saja sendiri. Sudah tahu celahnya. Sudah biasa, mau sumur atau apa pun juga tidak pakai alat,” ujar Uha.

Uha menuturkan penyelamannya ke gorong-gorong tersebut bukan hal baru. Dia telah sering melakukannya. Berbagai macam sampah dan tumpukan sedimentasi yang menyumbat aliran air turut dia angkut ke permukaan.

“Banyak sampahnya. Ada pembalut, cangcut (celana dalam), pasir sama barangkali itu sekarung lebih. Plastik juga dapat kresek besar,” jelasnya.

Tak disangka aksi Uha ini justru menjadi pusat perhatian, sehingga membuat dirinya banyak dicari orang yang sekadar ingin menyampaikan simpati ataupun mengangkat kisah heroismenya. Namun, hal itu justru membuat ibunya khawatir lantaran dia dianggap berbuat salah.

Wali Kota Bandung, Oded M. Danial bersama Uha, manusia gorong-gorong di Bandung. Foto: Dok. Istimewa

Bahkan ketika Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mendatanginya pada Senin (30/12) pagi, ibu Uha menangis histeris. Dia menyangka Uha akan ditangkap polisi karena melakukan aksi kriminal.

“Dua hari diudag-udag (dikejar, banyak didatangi orang. Emak nangis terus dikira saya mau ditangkap,” ungkapnya.

“Saya bukan artis, siapa pun yang nyuruh dan mau lihat saya kerja ke sini aja. Saya ingin gorong-gorong dan Kota Bandung itu bersih,” katanya.