KLHK Minta Polisi Tangkap Pelaku yang Sebabkan Matinya 3 Harimau Sumatera

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Harimau Sumatera yang sempat terinfeksi COVID-19 di Ragunan. Foto: Pemprov DKI Jakarta
zoom-in-whitePerbesar
Harimau Sumatera yang sempat terinfeksi COVID-19 di Ragunan. Foto: Pemprov DKI Jakarta

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melaporkan matinya 3 ekor harimau sumatera di Desa Ie Buboh, Kecamatan Meukek, Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh. Ketiga ekor harimau tersebut diduga mati akibat perangkap jerat yang dipasang di kawasan itu.

Melalui akun Instagram resmi KLHK, Kamis (26/8), dilaporkan ketiga ekor harimau yang mati tersebut terdiri dari satu induk dan 2 anaknya.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Agus Arianto, saat mendapat laporan langsung mengirimkan tim untuk meninjau lokasi.

embed from external kumparan

Selanjutnya tim medis, inafis Polres Aceh Selatan, dan Balai Gakkum Sumatera akan melakukan olah TKP dan proses nekropsi untuk memastikan penyebab kematian ketiga harimau tersebut.

Pemerintah akan bersinergi dengan para pihak untuk menindak pelaku jerat dan menjadikan hutan sebagai rumah yang aman bagi satwa liar.

embed from external kumparan