Kondektur Batik Solo Trans yang Cekcok dengan Penumpang Diskors

Seorang kondektur Batik Solo Trans (BST) berinisial RD (21) terpaksa harus diskors manajemen PT BST setelah terbukti bersitegang dengan seorang penumpang. Video cekcok kondektur dan penumpang tersebut bahkan viral di media sosial.
Direktur PT BST, Sri Sadadmojo, mengungkapkan kejadian tersebut terjadi pada Jumat (6/9) pukul 10.00 WIB. Peristiwa bermula saat seorang penumpang BST Koridor 2 jurusan Kartasura-Palur tampak bersitegang dengan salah seorang penumpang wanita.
Akar persoalan itu soal besaran tarif yang dibayarkan kurang oleh penumpang itu. Kemudian petugas BST memberikan teguran penumpang itu. Bukannya mengakui kesalahannya, penumpang wanita itu justru berbalik marah hingga terlibat adu mulut.
"Saya konfirmasi pihak terkait hanya salah paham. Penumpang itu hanya membayar Rp 3.000. Tarif seharusnya Rp 4.500, jadi kurang Rp 1.500," kata Sri, Sabtu (7/9).
Setelah kejadian tersebut, kata dia, PT BST segera melakukan mediasi antara petugas dan penumpang untuk saling meminta maaf. Namun, ia tetap tidak setuju atas tindakan kondektur BST tersebut.
"Terlepas posisi benar atau salah, mestinya tidak boleh ada cekcok dengan penumpang di tempat umum. Kami telah menonaktifkan BST beserta kru itu untuk pemeriksaan secara internal perusahaan," tambah Sri.
Selain itu, manajemen PT BST memberikan sanksi berupa SP dan skorsing kepada kondektur berinisial RD. PT BST juga memberi pembinaan kepada saudara RD selama sepekan.
