Kondisi Ade Armando Membaik, tapi Masih Dirawat di Ruang HCU

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ade Armando. Foto: YouTube/CokroTV
zoom-in-whitePerbesar
Ade Armando. Foto: YouTube/CokroTV

Dosen Universitas Indonesia sekaligus Ketua Pergerakan Indonesia untuk Semua (PIS), Ade Armando, masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Siloam Semanggi, Jakarta Selatan. Dia dirawat akibat dikeroyok saat Demo 11 April di depan Gedung DPR RI.

Sekjen Pergerakan Indonesia untuk Semua (PIS) sekaligus perwakilan keluarga Ade, Nong Darol Mahmada, menyebut kondisi Ade sudah dalam keadaan baik.

"Secara umum kondisi Ade baik," kata Nong kepada wartawan, Rabu (13/4).

Sekjen Pergerakan Indonesia untuk Semua (PIS) Nong Darol Mahmada (kanan) dan Direktur MRCC RS Siloam dokter Adityawati memberikan keterangan pers terkait kondisi terkini Ade Armando di RS Siloam Semanggi, Jakarta, Rabu (13/4). Foto: Jonathan Devin/kumparan

Namun, hingga saat ini, lanjut Nong, Ade masih dirawat di ruang High Care Unit (HCU).

"Masih dirawat di ruang HCU dan terus menerus dipantau diawasi kesehatannya oleh tim dokter sini," tuturnya.

kumparan post embed

Ade Armando mengalami sejumlah luka di kepalanya akibat dikeroyok massa aksi non-mahasiswa. Dia diketahui mengalami pendarahan di kepalanya.

Polisi Masih Dalami Motif Pengeroyokan

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat mengatakan, ia masih perlu melakukan pendalaman guna mengungkap motif pengeroyokan itu.

"Motifnya belum bisa saya jawab sekarang. Karena yang bersangkutan baru saja diamankan dan masih dalam proses pendalaman motivasinya apa," ujar Tubagus kepada wartawan, Selasa (12/4).

Mereka yang sudah diamankan bernama Muhammad Bagja dan Komar. Sementara 4 pelaku bernama Dhia Ul Haq, Ade Purnama, Abdul Latif, dan Abdul Manaf, masih buron.

Tubagus memastikan, para pelaku pengeroyokan Ade bukanlah dari kalangan mahasiswa.

"Dari data yang sudah kami himpun dari 2 orang yang sudah diamankan ini statusnya wiraswasta. Bukan mahasiswa," jelasnya.

****

kumparan bagi-bagi starter pack kuliah senilai total Rp 30 juta untuk peserta SNMPTN 2022. Lolos atau nggak, kamu bisa tetap ikutan, lho! Intip mekanismenya di LINK ini.