Kondisi Gunung Semeru Pagi Ini: Erupsi-Aktivitas Kegempaan Masih Tinggi
·waktu baca 2 menit

Ketua Tim Gunung Api Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Heruningtyas Desi Purnamasari mengungkap kondisi terkini seputar Gunung Semeru di antara Lumajang dan Malang, Jawa Timur, Kamis (20/11) pagi. Katanya, erupsi dan aktivitas kegempaan masih tinggi.
"Untuk Gunung Semeru, erupsi masih terjadi pukul 00-06 WIB dan berkisar di area kawah. Terjadi sampai 25 kali, dan masih terjadi guguran," kata Heruningtyas.
Ia pun masih mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Status Gunung Semeru masih di Level IV atau Awas.
"Dengan kondisi Semeru ini, kegempaan masih cukup tinggi, meskipun ada penurunan dari kemarin. Namun masyarakat tetap waspada dan mematuhi rekomendasi dari Badan Geologi," kata dia.
Ia menambahkan, untuk warga masih dilarang beraktivitas sejauh 8-10 km dari area kawah. Sebab, bila hujan terjadi, ada ancaman lahar.
"Untuk awan panasnya tidak terjadi lagi. Di area sungai masih banyak penduduk, sehingga harus waspadai awan panas kemarin. Mudah mudahan tidak terjadi hujan di area puncak karena ini terjadi bisa bencana susulan berupa lahar," ujarnya.
Katanya, sejauh ini ada tiga korban luka-luka akibat erupsi ini. Sementara puluhan rumah juga rusak berat.
"Kalau untuk korban jiwa belum ada laporan, korban luka luka 3 orang, dua orang suami istri kebetulan melintas di jembatan. Kemudian rumah warga ada banyak rumah rusak karena aliran lahar berbeda dari 2021, berbeda lintasan," tutupnya.
