Kondisi Syekh Ali Jaber Sempat Membaik lalu Kembali Menurun Sebelum Meninggal

Ulama kondang Indonesia, Syekh Ali Jaber meninggal dunia di RS Yarsi pagi ini, Kamis (14/1). Sebelum meninggal dunia, kondisi Syekh Ali Jaber sempat naik turun.
Akhir Desember 2020 Syekh Ali Jaber dinyatakan postif COVID-19. Sempat melakukan isolasi mandiri tapi karena kondisi sesak akhirnya dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Di awal perawatan, Syekh Ali Jaber sempat merekam sebuah video yang diunggah ke akun Instagram Yayasan Syekh Ali Jaber, pada Selasa (28/12), mengabarkan kondisinya dan meminta kepada masyarakat agar didoakan segera sembuh.
"Saya harap semua keluarga dan sahabat dan jemaah tolong doakan biar Allah berikan yang terbaik, mudah-mudahan ujian ini berlalu," ucap Syekh dalam unggahan video tersebut.
Semenjak keluar hasil uji swab tersebut, lanjut Syekh, ia mengalami demam kembali dengan gejala batuk hingga sesak napas. Atas kondisi itu, ia dirawat di rumah sakit.
"Tidak kuat lagi untuk karantina mandiri, saya langsung dibawa lari ke rumah sakit, sekarang saya dirawat dan alhamdulilah keadaan bisa dikatakan stabil walau masih sesak napas," tambahnya.
Ia mengaku jarang bertemu dengan orang atau pun mendatangi kerumunan. Jika bertemu dengan seseorang pun, ia mematuhi protokol kesehatan.
"Kalau sudah ditakdirkan oleh Allah pasti datang ujian, mudah-mudahan melalui ujian ini saya dapat diampuni segala dosa dan dinaikkan derajat dan menjadi hikmah dan pembelajaran," katanya kala itu.
Kamis (31/1) kondisi Syekh Ali Jaber dikabarkan memburuk dan harus menerima perawatan intensif di ruang Intensive Care Unit (ICU). Lalu pada Senin (4/1) kondisinya dikabarkan membaik meski masih harus istirahat total di ICU.
Kabar soal membaiknya kondisi Syekh Ali Jaber ini juga sempat diungkapkan oleh Yusuf Mansur pada Selasa (5/1) di akun Instagramnya. “Menurut informasi, kondisi sudah membaik. Memang pakai ventilator, tapi sudah membaik Insya Allah,” tutur Yusuf melalui unggahan video tersebut.
Alat ventilator yang sebelumnya telah dipasang juga akan segera dicabut, karena Syekh Ali Jaber sudah dapat bernapas dengan normal kembali. Kabar tersebut diterima Yusuf dari Syeikh Muhammad dan Ustaz Iskandar. Yusuf meminta kepada masyarakat agar berkenan mendoakan kesembuhan Syekh Ali Jaber.
Namun ternyata, Kamis (14/1) kabar duka datang dari Syekh Ali Jaber, ulama penghapal Al-Quran itu meninggal dunia pagi ini dalam kondisi negatif COVID-19. Ucapan duka dari masyarakat Indonesia mengalir dari kerabat dan jemaah Syekh Ali Jaber.
"Telah wafat guru kita, SYEKH ALI JABER (Ali Saleh Mohammed Ali Jaber) Di RS Yarsi Hari ini, 14 Januari 2021, 1 Jumadil Akhir 1442 H jam 08.30 WIB dalam keadaan negatif covid. Mohon dimaafkan segala kesalahan beliau. Semoga diterima segala amal shaleh beliau." tulis akun Yayasan Syekh Ali Jaber.
