Kopda Muslimin, Otak Penembakan Istri Ditemukan Tewas, Sempat Muntah-muntah

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
24
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kopral Dua (Kopda) Muslimin, prajurit TNI yang diduga terlibat penembakannya istrinya sendiri di Kota Semarang. Foto: Kodam IV Diponegoro
zoom-in-whitePerbesar
Kopral Dua (Kopda) Muslimin, prajurit TNI yang diduga terlibat penembakannya istrinya sendiri di Kota Semarang. Foto: Kodam IV Diponegoro

Teka-teki keberadaan Kopda Muslimin akhirnya terungkap. Otak penembakan istrinya sendiri ditemukan tewas di rumah orang tuanya di Kendal, Jawa Tengah, sekitar 45 menit dari Semarang. Saat ditemukan, Kopda Muslim sempat muntah-muntah.

"Kopda Muslimin diketahui muntah-muntah lalu meninggal dunia," kata Kabid Humas Jawa Tengah Kombes Pol M Iqbal Alqudusy saat dihubungi, Kamis (28/7).

kumparan post embed

Dalam video yang diterima kumparan, jenazah Kopda Muslimin sudah dievakuasi kepolisian dengan mobil ambulans dari kediaman orang tuanya.

Belum diketahui pasti soal penyebab pasti tewasnya Kopda Muslimin, polisi juga belum memberi penjelasan.

Kopda Muslimin merupakan perencana pembunuhan terhadap istrinya, Rina Wulandari (34), dengan cukup keji. Ia menginstruksikan 4 pembunuh bayaran amatir menembak kepala istrinya dengan bayaran ratusan juta rupiah.

Penembakan terjadi di depan rumah korban di Perumahan Grand Cemara, Jalan Cemara 3, Padangsari, Banyumanik, Kota Semarang, pada Senin (18/7) pukul 12.00 WIB. Saat ini Rina masih dirawat di rumah sakit.