Korban Meninggal Wabah Virus Corona Terus Bertambah, Capai 259 Jiwa

kumparanNEWSverified-green

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas menunjukan tabung reaksi dengan label nama virus Corona. Foto: REUTERS / Dado Ruvic
zoom-in-whitePerbesar
Petugas menunjukan tabung reaksi dengan label nama virus Corona. Foto: REUTERS / Dado Ruvic

Jumlah total korban meninggal akibat wabah virus corona atau novel coronavirus 2019 (2019-nCoV) terus bertambah. Hingga 31 Januari, korban meninggal bertambah hingga 259 jiwa dari 213 jiwa.

Dilansir Reuters, Sabtu (1/2), Komisi Kesehatan Nasional China menyebut korban meninggal bertambah 46 jiwa. Dengan rincian, 45 kematian di Provinsi Hubei dan 1 kematian di Kota Chongqing.

Sementara itu, virus corona telah menginfeksi 11.791 orang di berbagai negara.

Seorang dokter mengenakan pakaian pelindung merawat warga yang terkena virus corona. Foto: Chinatopix via AP

Provinsi Hubei menjadi daerah terparah penyebaran virus mematikan ini. Saat ini, ada lebih dari 7.000 orang terinfeksi virus corona di Hubei dengan jumlah kematian mencapai 249 jiwa.

Virus ini pertama kali menyebar di Kota Wuhan, Hubei, sejak Desember 2019 lalu. Penyebaran virus corona terus meluas setiap harinya. Tak hanya Asia, virus ini telah menyebar hingga daratan Eropa dan Amerika Serikat.

embed from external kumparan

Pada Kamis (30/1), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di Jenewa, Swiss, telah menetapkan keadaan darurat global menyusul meluasnya virus corona. Berbagai negara pun berupaya mengevakuasi warganya dari Hubei.

Amerika Serikat, Jepang, dan Korea Selatan adalah negara yang telah sukses mengevakuasi warganya, walau sebagian kecil dari mereka yang dievakuasi mengalami gejala virus corona setibanya di negara asal. Dalam operasi penyelamatan ini, mereka menggunakan pesawat komersil.

Infografik Waspada Virus Corona. Foto: Andri Firdiansyah Arifin/kumparan
kumparan post embed