Korban Selamat Bom Kampung Melayu Tak Trauma Naik TransJakarta

Korban selamat dari aksi bom bunuh diri Terminal Kampung Melayu, Jihan Audria, mengaku tidak mengalami trauma dan tidak takut untuk menggunakan fasilitas bus TransJakarta lagi. Hal itu dijelaskan oleh Ibunda Jihan, Siti Nurbaiti, saat ditemui kumparan (kumparan.com) di rumahnya, di Kampung Pulo, Jatinegara, sabtu (27/5).
"Sampai sekarang sih udah enggak apa-apa, ya. Kemarin saja saya ajak ke Indomaret seberang terminal buat bayar motor dia mau," ujar Siti.
Bahkan, saat itu Ibunda Jihan sempat bertanya di mana lokasi terjadinya aksi bom bunuh diri. Tanpa trauma, Jihan menceritakan soal kejadian ledakan tersebut kepada ibunya.
"Itu Bu, bomnya di situ, Jihan kenanya di situ," tutur Siti menirukan ucapan anaknya.

Siti mengaku, pasca kejadian yang menimpa Jihan, anak sulungnya tersebut tidak mengalami kondisi trauma sama sekali. Bahkan, menurut Siti, sampai saat ini Jihan masih bisa tidur nyenyak.
"Dia kan kuliah naik bus TransJakarta juga. Jadi kayaknya sih enggak kapok naik TransJakarta," tambah Siti.
Namun, Jihan mengaku enggan mencuci tas dan sepatu yang ia kenakan saat tragedi itu terjadi.
"Dia enggak mau nyuci sepatu ama tasnya. Ayahnya yang nyuci. Kalau baju sih memang saya buang," tutur ibunda Jihan.
Sebelumnya, saat kejadian, Jihan sempat dibawa ke Rumah Sakit Hermina untuk ditangani, karena telinga bagian kanannya terluka. Namun, ia memilih untuk tidak dirawat inap. Sehingga pihak rumah sakit hanya memberikan obat untuk penyembuhan.
Baca juga:
3 Terduga Teroris Terkait Bom Panci Kampung Melayu Ditangkap
Reporter kumparan: Diah Harni
