Korlantas Pacu Digitalisasi: ETLE Drone hingga Bayar Pajak ‘Semudah Beli Pulsa'

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Perangkat ETLE handheld. Foto: Korlantas Polri
zoom-in-whitePerbesar
Perangkat ETLE handheld. Foto: Korlantas Polri

Korlantas Polri tengah meningkatan digitalisasi layanan lalu lintas. Mulai dari pengembangan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) berbasis drone hingga layanan pembayaran pajak kendaraan yang ditargetkan semakin mudah.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengatakan digitalisasi menjadi bagian dari transformasi pelayanan publik Polri melalui program Digital Korlantas, Satu Data.

“Dalam hal ini adalah revitalisasi digital dengan program Digital Korlantas, Satu Data,” kata Agus saat Rakernis Fungsi Lalu Lintas 2026 di PTIK, Jakarta Selatan, Jumat (22/5).

Kakorlantas Irjen Pol Agus Suryonugroho saar Rakernis Fungsi Lalu Lintas 2026 di PTIK, Jakarta Selatan, Jumat (22/5/2026). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

Agus menyebut Korlantas kini menghadirkan berbagai model ETLE untuk memperluas pengawasan pelanggaran lalu lintas. Teknologi itu mencakup ETLE handheld, drone, hingga kamera statis.

“Tadi sudah dijelaskan kami juga menghadirkan ETLE drone. Jadi ETLE ini sudah ada ETLE handheld, ETLE drone, ETLE on board, ETLE statis. Tentunya ini sebuah keniscayaan untuk mewujudkan lalu lintas yang tentunya akan lebih tertib dan pengguna jalan akan patuh,” ujarnya.

Selain penindakan digital, Korlantas juga mendorong layanan Samsat berbasis elektronik agar masyarakat semakin mudah mengurus kewajiban kendaraan bermotor.

Personel Sat Lantas Polresta Bogor Kota menggunakan alat tilang Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Mobile pada pelanggar lalu lintas yang tidak menggunakan helm di depan Tugu Kujang, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (11/2/2026). Foto: Arif Firmansyah/ANTARA FOTO

“Kami mengharapkan membayar pajak itu semudah membeli pulsa,”

-Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho-

Ia meminta jajaran Ditlantas di daerah mengoptimalkan layanan digital seperti SINAR dan SIGNAL agar pelayanan publik semakin cepat dan praktis.

“Ini mohon untuk diutamakan jadi pelayanan dengan digital,” ucapnya.