Korlantas Polri Tambah Pos Penyekatan Jadi 1.038 Titik Jelang Idul Adha

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kabagops Korlantas Polri pantau situasi lalin arus balik di tol Cikupa. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Kabagops Korlantas Polri pantau situasi lalin arus balik di tol Cikupa. Foto: Dok. Istimewa

Polri menambah titik penyekatan di Lampung, Jawa dan Bali jelang libur Idul Adha Selasa (20/7). Mereka menambah pos penyekatan menjadi 1.038 titik, mulai dari Lampung sampai Bali.

"Penyekatan itu kita tambah lagi pos penyekatan 1.038 pos penyekatan PPKM Darurat dan ditambah dengan antisipasi Idul Adha, terutama prioritas Lampung, Jawa, Bali," kata Kabagops Korlantas Polri, Kombes Pol Rudy Antariksawan, dalam konferensi pers virtual, Sabtu (17/7).

kumparan post embed

Ia menjabarkan secara rinci, pos penyekatan itu mulai dari Lampung sampai Bali. Berikut rinciannya:

  • Lampung ada 21 lokasi: 2 di jalan tol, 17 non tol, dan 2 lokasi di pelabuhan yakni Pelabuhan Panjang dan Bakauheni.

  • Banten 20 lokasi: 2 di tol, 17 non tol, 1 di Pelabuhan Merak.

  • Jakarta 100 lokasi: 15 tol, dan 85 non tol.

  • Jawa Barat 353 lokasi: 21 tol, dan 332 non tol

  • DIY 23 lokasi non tol

  • Jawa Tengah 271 lokasi: 27 lokasi tol, dan 244 non tol

  • Jawa Timur 209 lokasi: 9 lokasi tol, 189 non tol, dan 1 lokasi di Pelabuhan Ketapang.

  • Bali 41 lokasi: 38 di non tol, 3 lokasi di pelabuhan Padang Bai, Benoa dan Gilimanuk.

Rudi menjelaskan, penyekatan ini sudah dimulai sejak tanggal 16 Juli pukul 00.00 WIB. Sebagai contoh, mereka melakukan penyekatan mulai dari KM 31 tol Cikampek arah Jawa Tengah.

"Sehingga kita pastikan pelaku perjalanan adalah kritikal esensial, lalu orang-orang yang mengantar dan keperluan khusus," ucap Rudy.

Untuk kendaraan kritikal esensial, polisi bakal memberi stiker pada kendaraan tersebut. Sebagai pertanda agar kendaraan dapat melintas dan memperlancar arus kendaraan kritikal esensial.