Korsel Menduga Kim Jong-un Jalani Isolasi karena Virus Corona

kumparanNEWSverified-green

comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un. Foto: KCNA via Reuters
zoom-in-whitePerbesar
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un. Foto: KCNA via Reuters

Pemerintah Korea Selatan masih belum meyakini pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dalam keadaan kritis, apalagi meninggal dunia. Mereka menduga, ada kemungkinan Kim Jong-un tengah menjalani isolasi karena virus corona.

Diberitakan Reuters, hal ini disampaikan oleh Yoon Sang-hyun, ketua komisi luar negeri dan unifikasi di parlemen Korsel, Senin (27/4). Ketidakhadiran Kim di hadapan publik, kata Yoon, menunjukkan bahwa ada yang tidak normal.

"Tidak ada laporan bahwa dia membuat kebijakan seperti biasa sejak 11 April, yang membuat kami berasumsi bahwa entah dia sakit atau diisolasi karena kekhawatiran virus corona," kata Yoon.

Korut sendiri mengaku tidak memiliki satu pun kasus virus corona, namun klaim sepihak ini diragukan para ahli internasional.

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un disambut ketika tiba di sebuah stasiun kereta api, Khasan, Rusia. Foto: Alexander Safronov/Handout via REUTERS

Rumor soal Kim pertama kali mencuat karena ketidakhadirannya di perayaan hari kelahiran kakeknya Kim Il-sung pada 15 April lalu. Sumber intelijen Amerika Serikat mengatakan Kim dalam kondisi kritis usai menjalani operasi kardiovaskular.

Media Korsel, Daily NK, mengatakan Kim sakit karena terlalu banyak merokok, obesitas, dan kelelahan bekerja. Lantas muncul isu bahwa Kim meninggal dunia. Majalah Shuken Gendai dari Jepang bahkan mengatakan Kim dalam kondisi koma vegetatif.

Menteri Unifikasi Korsel Kim Yeon-chul dalam rapat Minggu (26/4) meragukan berbagai rumor yang beredar soal Kim.

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, saat mengawasi latihan militer. Foto: Reuters

Yeon-chul mengatakan tidak ada yang aneh dari Korea Utara belakangan ini. Selain itu, rumah sakit yang disebut dalam rumor tidak memiliki fasilitas operasi kardiovaskular.

Moon Chung in, penasihat kebijakan luar negeri Presiden Korsel Moon Jae-in kepada CNN juga mengatakan hal yang sama.

"Posisi pemerintah kami tegas. Kim Jong-un masih hidup dan sehat. Dia telah tinggal di wilayah Wonsan sejak 13 April. Tidak ada gerakan mencurigakan yang terdeteksi sejauh ini," kata Moon.

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)

***

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.