Korut Tuding CIA Coba Bunuh Kim Jong Un dengan Racun Kimia

Pemerintah Korea Utara menuding Amerika Serikat mencoba membunuh pemimpin mereka, Kim Jong Un, pada Mei lalu. Upaya pembunuhan Kim Jong Un ini bahkan didalangi oleh badan intelijen AS, CIA.
Hal ini disampaikan kantor berita Korut, KCNA, seperti dikutip The Independent pada Senin (9/10). Menurut KCNA, CIA mencoba membunuh Kim Jong Un dengan racun kimia atau biologi, menunjukkan bahwa AS adalah teroris sebenarnya.
"Pada Mei tahun ini, sekelompok teroris keji yang menyusup masuk ke negara kami atas perintah Badan Intelijen Pusat (CIA) AS dan Badan Intelijen boneka Korea Selatan dengan tujuan melakukan terorisme yang didukung-negara terhadap pemimpin kami menggunakan racun kimia dan biologi telah terungkap dan tertangkap," tulis KCNA.
"Ini jelas menunjukkan sifat sebenarnya dari AS yang merupakan dalang utama di balik terorisme," lanjut KCNA lagi.
Menurut KCNA, seorang pria yang bernama "Kim" dibayar oleh CIA untuk menyerang Kim Jong Un dengan senjata kimia namun dia tertangkap. Tidak diketahui nasib Kim setelah itu.
KCNA menuduh pemerintah AS menggunakan dalih perang melawan terorisme untuk menggulingkan pemerintahan yang berdaulat di sebuah negara. Mereka mengatakan, AS adalah "bunglon" yang "berganti warna" demi tujuannya itu, terutama di Timur Tengah seperti dalam perang di Afghanistan, Irak, dan Libya.
Menurut laporan Newsweek, sejak bertahun-tahun lalu Korut menuding AS dan Korsel mengembangkan senjata biokimia bernama Plan Jupiter untuk membunuh Kim.
Soal senjata kimia, Korut juga bukan pemain baru. Rezim Pyongyang dilaporkan menggunakan racun syaraf terlarang jenis VX untuk membunuh abang tiri Kim Jong Un, Kim Jong Nam, di bandara Kuala Lumpur, Malaysia, Februari lalu.
