Kota Bekasi Kini Jadi Satu-satunya Zona Merah Corona di Jabar

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur Jabar Ridwan Kamil mulai berkantor di Kota Depok. Foto: Pemprov Jabar
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Jabar Ridwan Kamil mulai berkantor di Kota Depok. Foto: Pemprov Jabar

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan, Kota Bekasi kini menjadi satu-satunya wilayah di Jabar yang masuk ke dalam zona merah corona. Sebelumnya, satu-satunya wilayah di Jabar yang berstatus zona merah ialah Kota Depok.

"Zona risiko, zona merah tetap ada satu. Komite penanggulangan, data ternyata di Kota Bekasi," kata pria yang akrab disapa Emil itu di Mapolda Jabar, Bandung, Senin (2/11).

Ridwan Kamil sudah memberikan rapor ke lima kabupaten dan kota di Jabar dengan penanganan corona yang dinilai baik. Ukuran rapor berdasarkan kerja tim, kapasitas testing, tracing, treatment, hingga upaya pencegahan. Kota Bekasi yang berstatus zona merah justru jadi wilayah yang dinilai penanganannya paling baik.

"Tata kelola, hasil, dan lain-lain. Skor tertinggi ada di Kota Bekasi, Kota Bogor, Kota Cimahi, Kota Bandung, Kota Cirebon. Saya berharap, mohon maaf, ada sekitar 7 kota dan kabupaten yang kinerjanya di bawah rata-rata dalam penanganan," ucap Emil.

Di lokasi yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Jabar Berli Hamdani menilai wilayah yang menerima rapor baik didominasi oleh kota, sedangkan rapor yang dinilai kurang baik ialah kabupaten. Dia tak merincikan nama-nama kabupaten yang memperoleh hasil kurang baik dengan alasan lupa.

"Yang terbaik itu kota karena kalau kota kan lebih terkumpul dan terakumulasi jadi lebih (baik), kemudian dari sumber daya di kota lebih tersedia dibandingkan dengan kabupaten. Yang tujuh saya lupa apa saja," ujarnya.

embed from external kumparan