KPK Harap Dewan Pengawas Pilihan Jokowi Berintegritas

Presiden Jokowi telah mengantongi nama-nama Dewan Pengawas KPK periode pertama. Namun, Jokowi belum mengumumkannya ke publik.
Terhadap sosok Dewan Pengawas, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang berharap orang-orang yang dipilih berintegritas.
"Sederhana, satu katanya kan, integritas aja. Jadi integritas itu kan semuanya pasti ada nilai-nilai di situ. Orang-orang yang berani, orang-orang jujur, orang yang sederhana, orang-orang yang kerja keras, dan seterusnya," kata Saut di Gedung ACLC KPK, Jakarta Selatan, Selasa (10/12).
Saut meminta Jokowi mempertimbangkan rekam jejak 5 anggota Dewan Pengawas sebelum resmi mengumumkannya ke publik. Sebab, rekam jejak dapat menunjukkan apakah sosok yang dipilih benar-benar berintegritas atau tidak.
"Ini kan persoalan integrity-nya ada kaitan dengan track record. Track record benar saja kadang-kadang suka nyimpang, ya enggak? Apalagi kalau track record-nya enggak ada. Terlalu berspekulasi kita kalau tanpa track record," kata dia.
"Jadi orang-orang itu bisa kan biasanya punya track record, portofolionya sudah kelihatan orang itu, pernah bikin ini, pernah bikin ini, pernah nulis ini, pernah melakukan membantu KPK, aktif di mana-mana gitu," sambung dia.
Saat disinggung apakah KPK dilibatkan dalam pemilihan Dewas, Saut menyatakan sejauh ini tidak diajak bicara. Namun, ia yakin Jokowi memiliki instrumen tersendiri dalam pemilihan Dewan Pengawas.
"Kalau komitmennya memang seperti yang tercantum didalam pembukaan undang-undang yang saya tolak itu, di situ kan memberantas korupsi dengan efisien, efektif, keadilan, dan seterusnya, ya kita harapkan itu bisa terjadi," pungkasnya.
