KPK soal Alasan Firli Minta Tunda Pemeriksaan di Polda Metro: Tidak Mengada-ada

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua KPK Firli Bahuri memberikan keterangan pers penahanan Sekretaris MA Hasbi Hasan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (12/7/2023). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ketua KPK Firli Bahuri memberikan keterangan pers penahanan Sekretaris MA Hasbi Hasan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (12/7/2023). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Wakil Ketua KPK Johanis Tanak menegaskan, alasan permintaan penjadwalan ulang pemeriksaan Firli Bahuri di Polda Metro Jaya tidak mengada-ada. Jadwal pimpinan sudah terjadwal sebelum ada panggilan pemeriksaan.

Tanak menjelaskan, besok Selasa (7/11), semua pimpinan KPK sudah dijadwalkan menghadiri sejumlah agenda: Nawawi Pomolango sedang sakit, Alexander Marwata ke Palembang, Nurul Ghufron ke luar negeri. Sementara Tanak akan bertemu dengan tamu dari Korea.

"Ini sudah pembagian tugas sudah terjadwal sebelum dan Pak Ketua juga sudah terjadwal untuk ke Aceh," kata Tanak dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Senin (6/11).

Tanak menegaskan pimpinan KPK menghormati proses hukum yang berjalan. Namun, waktu pemeriksaan Firli memang bertepatan dengan jadwal KPK yang sudah direncanakan jauh hari.

Wakil Ketua KPK Johanis Tanak memberikan keterangan pers penetapan dan penahanan tersangka Sekjen Kementerian Pertanian Kasdi Subagyono di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (11/10/2023). Foto: Indrianto Eko Suwarso/ANTARA FOTO

"Kami selaku pimpinan semua di sini menghormati hukum terkait dengan pemanggilan itu, hanya saja karena ada kendala itu. Jadi kendala bukan mengada-ada memang itu sudah ada sebelumnya sudah direncanakan," imbuhnya.

Firli Bahuri dijadwalkan diperiksa Polda Metro Jaya besok, Selasa (7/11). Namun sudah mengkonfirmasi tidak hadir karena menghadiri acara KPK di Aceh.

Firli rencananya akan diperiksa untuk kedua kalinya terkait dugaan pemerasan Syahrul Yasin Limpo (SYL). Kasus ini sudah masuk penyidikan. Penyidik Polda Metro Jaya juga sudah menggeledah tempat tinggal Firli.