KPK Turut Berduka Atas Meninggalnya Ibunda Johan Budi

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jubir Presiden Jokowi, Johan Budi. Foto: Yudhistira Amran Saleh/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Jubir Presiden Jokowi, Johan Budi. Foto: Yudhistira Amran Saleh/kumparan

Kabar duka datang dari juru bicara Presiden, Johan Budi Sapto Pribowo. Ibunda Johan, Anik Soejitno, meninggal dunia.

KPK pun turut berduka atas kabar duka yang menimpa mantan juru bicara dan pimpinannya tersebut. Johan merupakan mantan juru bicara lembaga antikorupsi itu.

"KPK juga menyampaikan ucapan belasungkawa ucapan duka, karena kami tadi menerima informasi telah berpulangnya ke rahmatullah, ibunda dari mantan pimpinan KPK, Bapak Johan Budi," kata juru bicara KPK Febri Diansyah di kantornya, Jumat (21/6).

"Tentu saja doa dari segenap insan di KPK agar almarhumah itu bisa diterima di tempat yang sebaik-baiknya dalam rida Allah," sambungnya.

embed from external kumparan

Febri menambahkan, ucapan duka pun turut langsung disampaikan para pegawai KPK lainnya langsung kepada Johan Budi.

"Tadi tentu juga sudah ada ucapan-ucapan langsung yang disampaikan baik oleh pimpinan, pihak wadah pegawai, atau teman-teman di KPK yang lain," ujar Febri.

Almarhumah ibunda Johan Budi meninggal di usia 82 tahun karena sakit. Usai disemayamkan di rumah duka di Jalan Raya Desa Kemantren Nomor 9, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, almarhumah diberangkatkan ke TPU desa setempat, Jumat sore (21/6).

Almarhumah telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Kemantren, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto.