Kronologi Perempuan Tewas di Sungai Cengkareng: Isu Kesurupan dan Siluman Buaya

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jasad perempuan diduga korban bunuh diri yang dievakuasi dari Kali Mookervart, Cengkareng, Jakbar, Selasa (23/4/2024). Foto: Dok. Humas Basarnas Jakarta
zoom-in-whitePerbesar
Jasad perempuan diduga korban bunuh diri yang dievakuasi dari Kali Mookervart, Cengkareng, Jakbar, Selasa (23/4/2024). Foto: Dok. Humas Basarnas Jakarta

Polisi mengungkapkan kronologis kematian Riannah (30), yang tewas tenggelam usai menceburkan diri ke Kali Mookervart, Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (22/4) dini hari.

Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun kepolisian, korban sempat mengalami kesurupan yang akhirnya mendorong dia untuk mengakhiri hidupnya.

Petugas mengevakuasi jasad perempuan yang diduga korban bunuh diri dievakuasi dari Kali Mookervart, Cengkareng, Jakbar, Selasa (23/4/2024). Foto: Dok. Humas Basarnas Jakarta

Berikut kronologinya:

Minggu (21/4)

Pukul 20.00 WIB

Korban mengalami kesurupan yang berlangsung hampir satu jam

Pukul 21.00 WIB

Korban yang berhasil ditenangkan suaminya, P (30), kemudian mengaku dirinya diserang oleh pasukan buaya putih.

Pukul 22.00 WIB

Korban pamitan ke suami dan keluarganya karena ingin melompat ke Kali Mookervart yang tidak jauh dari rumahnya. Bahkan dia mengajak suaminya untuk ikut melompat bersamanya.

Akan tetapi, korban kembali berhasil ditenangkan sang suami dan keduanya kembali beristirahat.

Senin, 22 April 2024

Pukul 00.15 WIB

Abang korban yang baru pulang ke rumah pun menanyakan keberadaan korban yang tidak ada di tempat. Suaminya pun dibangunkan dan pencarian terhadap korban dilakukan.

Pukul 01.30 WIB

Sosok korban sempat terlihat oleh petugas penggali kabel optik aliran Kali Mookervart di depan PT. BASF. Saat itu kondisi aliran kali deras.

"Betul [sempat berteriak meminta tolong saat berada di sungai]. Berdasarkan keterangan saksi yang ada di lokasi," kata Kapolsek Cengkareng Kompol Hasoloan Situmorang saat dikonfirmasi Selasa (23/4).

Pukul 13.00 WIB

Korban pun ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, usai mendapatkan laporan dari warga yang melihat jasadnya mengambang di Kali Mookervart depan Apartemen Vittoria.

Lokasi itu kira-kira sekitar 1,5-1,7 km dari titik terakhir dia dilihat pada dini hari.

Kepolisian mengaku masih melakukan penyelidikan terhadap kasus ini untuk mencocokkan keterangan saksi guna memastikan tindakan korban murni bunuh diri.

"Masih tetap kita lakukan pemeriksaan saksi-saksi. [Guna mencari] kesesuaian rangkaian kronologis kejadian melalui saksi-saksi, tentang dugaan kuat korban menceburkan dirinya ke Kali," tutupnya.