KSAU Targetkan 11 Pesawat Sukhoi SU-35 Beroperasi Akhir Tahun Ini

Kepala Staf Angkatan Udara, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, memberikan perkembangan terbaru tentang pembelian 11 pesawat tempur Sukhoi SU-35 dari Rusia. Hadi mengatakan, pesawat itu akan segera tiba dalam waktu dekat.
"Itu masih di Kementerian Pertahanan tapi nanti mudah-mudahan dalam waktu dekat ya akan segera tiba," ujar Hadi di Mal Kota Kasabalanka, Jakarta Selatan, Sabtu(18/11).
Hadi berharap, 11 pesawat baru itu sudah bisa beroperasi akhir tahun ini. Sebab menurutnya, banyak pilot tempur TNI AU yang sudah lama tidak terbang lantaran tidak memiliki pesawat.
"Ya mudah-mudahan sebelum akhir tahun ada kontrak. Ya harapan kita karena pilot-pilot tempur saya sudah satu setengah tahun tidak terbang," ujarnya.

Hadi menjelaskan, para pilot yang sudah lama tidak terbang itu merupakan pilot pesawat F5. Mesin Pesawat F5 di Indonesia dianggap sudah cukup tua sehingga sudah jarang digunakan.
"Mereka adalah pilot F5 yang satu sengah tahun tidak terbang lagi, sehingga kita harapkan segera agar pilot saya memiliki kemampuan untuk melakukan pertempuran," ucap Hadi.
Sejak Agustus lalu, Indonesia melalui Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu membeli pesawat ini dengan model terbaru dan tercanggih. Sukhoi yang dibeli Indonesia, kata Ryamizard, merupakan versi lengkap dengan total pengadaan 1,14 miliar dolar AS atau sekitar Rp 15,162 triliun (kurs Rp 13.300).
"Kalau kosongan itu 60 juta dolar AS (Rp 798 miliar) , kita beli yang bisa nembak dan ngebom 90 juta dolar AS (Rp 1,197 triliun)," kata Ryamizard di Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Selasa (22/8).
