KSAU Ungkap Jadwal Kedatangan Pesawat Tempur Rafale ke Indonesia
·waktu baca 2 menit

Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono mengungkapkan rencana kedatangan pesawat tempur Rafale buatan Prancis ke Indonesia. Ia menyebut batch pertama akan tiba pada awal 2026 dengan 3 kedatangan pesawat.
“Pesawat Rafale, pesawat buatan Prancis. Rencananya antara Maret, maaf Februari atau Maret (2026) kita akan menerima bacth pertama 3 pesawat dulu, tapi nanti di bulan April selanjutnya 3 bulan kemudian itu 3 pesawat lagi,” kata Tonny kepada wartawan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (13/9).
Tonny menjelaskan, untuk tahap awal, pesawat tempur tersebut akan ditempatkan di Pekanbaru. Infrastruktur pendukung tengah dipersiapkan.
“Dan disposisi pertama adalah ada di Pekanbaru, sejauh ini kita sedang menyiapkan sarana prasarana infrastruktur yang ada di Pekanbaru untuk bisa menerima pesawat Rafale,” lanjutnya.
Sementara itu, Kementerian Pertahanan (Kemhan) sebelumnya telah meneken kontrak pengadaan Rafale secara bertahap dengan Dassault Aviation, produsen pesawat asal Prancis.
Untuk diketahui, kontrak tahap pertama dilakukan oleh Kemeterian Pertahanan RI pada September 2022 untuk 6 unit Rafale, kemudian Agustus 2023 untuk 18 unit, dan tahap ketiga pada Januari 2024 untuk 18 unit.
Secara total pengadaan pesawat tempur Rafale oleh Kementerian Pertahanan RI berjumlah 42 unit.
Kedatangan pesawat tempur Rafale beserta persenjataan dan perangkat pendukungnya diharapkan dapat meningkatkan kekuatan TNI AU dalam menjaga kedaulatan udara Indonesia.
