KTT ASEAN Bahas Myanmar di Jakarta Digelar dengan Protokol Kesehatan Ketat

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seorang petugas keamanan berjalan melewati bendera negara-negara ASEAN di gedung sekretariat ASEAN di Jakarta, Selasa (20/4).  Foto: BAY ISMOYO / AFP
zoom-in-whitePerbesar
Seorang petugas keamanan berjalan melewati bendera negara-negara ASEAN di gedung sekretariat ASEAN di Jakarta, Selasa (20/4). Foto: BAY ISMOYO / AFP

ASEAN memastikan KTT khusus membahas krisis Myanmar akan digelar di Sekretariat ASEAN di Jakarta pada Sabtu, 24 April 2021.

Nantinya pertemuan di gedung yang terletak di Jalan Sisimangaraja, Jaksel, itu akan membahas upaya membantu Myanmar keluar dari krisis berdarah. Krisis terjadi akibat kudeta militer terhadap Aung San Suu Kyi pada awal Februari 2021.

Asisten Direktur Divisi Hubungan Masyarakat ASEAN Romeo Arca Jr mengatakan, karena digelar di tengah pandemi COVID-19, maka KTT bakal dilangsungkan di bawah protokol kesehatan (prokes) ketat.

Gedung sekretariat ASEAN di Jakarta, Selasa (20/4). Foto: BAY ISMOYO / AFP

Sementara itu terkait berapa pemimpin anggota ASEAN yang bakal hadir, Arca tak menyebutkan, demikian dikutip dari keterangan pers ASEAN.

Sebelumnya diberitakan, otak kudeta Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing dijadwalkan datang ke Jakarta. Keterangan itu disampaikan Kemlu Thailand.

Untuk mengkonfirmasi kabar tersebut, kumparan menghubungi jubir Kemlu RI Teuku Faizasyah. Dia mengatakan, kepastian mengenai siapa pemimpin yang hadir akan diumumkan Brunei.

Seorang pengunjuk rasa memegang plakat dengan wajah Panglima Tertinggi, Jenderal Senior Min Aung Hlaing saat protes anti-kudeta di Mandalay, Myanmar, Senin (15/2). Foto: AP Photo

Brunei adalah Ketua ASEAN 2020. Sampai Senin (19/4/2021), Brunei sama sekali tak berkomentar soal pertemuan khusus ASEAN di Jakarta.

Jelang KTT di Jakarta, kondisi di Myanmar makin memburuk. Media junta militer menyebut, sejak kudeta sudah 258 warga sipil tewas.

Beberapa LSM di Myanmar membantah laporan tersebut. Dari perhitungan mereka, korban jiwa mencapai lebih dari 700an orang.