Kwarnas Pramuka Siap Cabut Hak Pembina Terkait Hukuman Makan di Tanah

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Acara yang digelar Kwartir Nasional (Kwarnas) untuk memperingati Hari Ibu 2016 digagas langsung oleh Ketua Kwarnas, Adhyaksa Dault. (Foto: Damianus Andreas)
zoom-in-whitePerbesar
Acara yang digelar Kwartir Nasional (Kwarnas) untuk memperingati Hari Ibu 2016 digagas langsung oleh Ketua Kwarnas, Adhyaksa Dault. (Foto: Damianus Andreas)

Foto viral di media sosial yang memperlihatkan anggota Pramuka diperintahkan memakan nasi di tanah, mendapat respon serius dari Adhyaksa Dault selaku Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka. Dia berencana menggodok sanksi bagi pembina yang memerintahkan hal tersebut.

"Kemarin inisiden kecil yang fatal, tetapi sudah kita ambil tindakan. Akan ada sanksi, sanksi terberat adalah pengambilan hak pembinanya," ujarnya di Gedung Pramuka, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Rabu (29/3).

Penetapan sanksi yang diberikan menurut mantan Menpora itu baru akan ada nanti setelah digodok bersama kwartir daerah dan kwartir cabang.

Adhyaksa Dault menilai tidak seharusnya pembina pramuka memberikan hukuman serupa itu. "Itu kayanya karena hukuman terlambat, anak itupun tidak ada yang makan nasinya, tapi tetap itu tidak pantas," jelasnya dalam konfrensi pers jelang keberangkatan salah satu Andalan Nasional, Eko Sulistio, ke 10 Negara Afrika.

Adhyaksa menambahkan, Pramuka sejatinya gembira dan menyenangkan. "Pramuka itu sehat. Semua kegiatannya sehat dan menyehatkan," katanya.

Kepala Pusat Pendidikan dan Latihan Nasional Gerakan Pramuka (Kapusdiklatnas), Suyatno, membeberkan untuk menjadi pembina pramuka sejatinya orang tersebut sudah melewati tahap pendidikan dan pelatihan yang mumpuni. "Pembina itu harus berlisensi," ujar Suyatno di tempat yang sama.

Lisensi dan hak pembina ini yang menurut Adhyaksa bisa saja dicabut. "Pencabutan hak pembina itu, itu hukuman berat," katanya.

Kegiatan pramuka yang dikritik Adhyaksa Dault (Foto: Facebook/ Ahmad Almahera)
zoom-in-whitePerbesar
Kegiatan pramuka yang dikritik Adhyaksa Dault (Foto: Facebook/ Ahmad Almahera)

video youtube embed