Lady Diana Buka Rahasia: Melabrak Camilla dan Hidup yang Menyakitkan

Bulan ini genap 20 tahun kematian Lady Diana, putri cantik yang hidupnya ternyata tak sebahagia putri dari negeri dongeng. Untuk mengenang Diana yang bergelar Princess of Wales itu, film dokumenter yang berisi suara Diana akan tayang di televisi.
Film ini sangat dinantikan publik karena akan menceritakan detail kehidupan Diana langsung dari pelaku utamanya. Di situ Diana akan bicara tentang selingkuhan Pangeran Charles, perjuangannya melawan bulimia, dan nasib perkawinannya.
Dikutip dari news.com.com, Sabtu (5/8/2017), ada dua fim dokumenter yang berjudul sama yang akan diputar, yaitu Diana: In Her Own Words. Keduanya menggunakan rekaman rahasia Diana di akhir perkawinannya.
Film dokumentar pertama karya televisi Inggris, Channel 4, yang menampilkan sesi rekaman Diana dengan pelatih suaranya, Peter Settelen, yang akan tayang Minggu (6/8) pukul 20.00 waktu setempat. Bocoran rekaman ini telah memicu kehebohan di dunia. Bahkan saudara lelaki Diana, Earl Spencer, meminta televisi itu tidak mengudarakan detail intim kehidupan seksual Diana.

Film dokumenter kedua ditayangkan di Australia pada 15 Agustus di National Geographic TV. Film ini menggunakan rekaman audio yang dilakukan Diana secara rahasia dan diselundupkan dari Istana Kensington pada tahun 1991 kepada jurnalis Andrew Morton.
Rekaman itu menjadi bahan dasar buku Morton terbitan tahun 1992 yang berjudul: Diana: Her True Story. Buku itu menguak tabir pernikahannya dengan Pangeran Charles yang bermasalah.
Rekaman itu direkam Diana bersama sahabatnya, Dr James Coltrurst, berdasar pertanyaan tulisan tangan dari Morton.
Bisa jadi cerita ini tidak baru, tapi mendengar Diana bicara dengan suaranya sendiri adalah hal yang layak dinantikan audiens.
Dalam film dokumenter ini, Diana mengungkapkan jiwa yang disiksa oleh bulimia, lumpuh karena keraguan diri, dan terhempas di tengah tekanan peran publik dan pernikahan yang berantakan, saat masyarakat percaya bahwa hidupnya bagaikan dongeng.
Lady Diana menikah dengan Pangeran Charles saat dia berusia 19 tahun pada tahun 1981. Mereka resmi bercerai pada 1996. Dia tewas dalam kecelakaan mobil di Paris pada 31 Agustus 1997, saat berkendara dengan kekasihnya, Dodi Al-Fayed.
Inilah sebagian pengakuan Lady Diana menurut film dokumenter tersebut:
PERTEMUAN DENGAN CHARLES
"Aku masih ingat, saat itu diriku pendek dan gemuk, tak pandai berhias, dan agak bodoh. Namun sangat berisik sehingga dia suka," ujar Diana menceritakan pertemuannya dengan Charles saat masih berumur 16 tahun.
Dua tahun kemudian, mereka kembali bertemu, tak lama setelah Charles berjalan sendiri di altar Katedral St Paul dalam sebuah acara pemakaman.
"Aku berkata, hatiku sakit melihatmu seperti ini. Saat itu aku berpikir, hal ini tak dapat dibiarkan, kamu kesepian dan harus ada yang menjagamu," kata Diana.
"Beberapa saat kemudian, dia melompat ke arahku. Hal itu sangat aneh, aku pikir 'sikap itu tidak keren', namun aku tak berbuat apa-apa karena aku tak pernah punya pacar. Seluruh temanku pernah mengalaminya (berpacaran), kecuali aku. Sehingga aku pikir, kapan pun saat itu tiba, aku harus siap," aku Diana.

TERSERAH ARTI CINTA ITU APA
"Dia mengajakku duduk dan berkata 'maukah kamu menikah denganku? Saat itu aku berpikir ajakannya terlalu tiba-tiba, hal itu terlalu dewasa untukku, sehingga aku tertawa. Aku ingat saat itu berpikir ajakannya untuk menikah adalah lelucon, namun ternyata dia serius," ujar Diana.
Diana pun mengiyakan ajakan Charles untuk menikah.
"Aku berkata, aku sangat mencintaimu, sangat mencintaimu. Namun dia berkata "terserahlah cinta itu apa.”
"Aku pikir dia sangat tergila-gila denganku ketika melihat pandangannya, namun entah buatku itu terlihat tidak tulus," ujar Diana.
DIAWASI MEDIA
Perkataan Diana tentang kehebohan media terjadi tak lama setelah mereka mengumumkan hubungan mereka ke publik.
"Apakah ada paparazzi yang mengejar Anda ketika di mobil?" tanya Colthurst suatu hari saat Diana dikepung media ketika keluar dari flatnya.
"Oh, banyak sekali, sehingga aku merasa harus segera kabur bahkan ketika ada lampu merah. Mereka mengejar saya ke mana saja, dan kita berbicara tentang 30 paparazzi, bukan 2," ujar Diana.
"Aku bahkan bingung harus bagaimana. Namun aku tak pernah protes tentang kejaran media kepadanya (Charles), karena aku merasa hal itu memang sudah konsekuensi. Sehingga aku tak mendapat bantuan dari Charles, ataupun media. Aku menyelesaikan masalah ini sendiri.”
"Pertama kali berhadapan dengan paparazzi, aku cuma bisa menundukkan kepalaku. Karena aku ketakutan dengan sorotan yang diberikan.“
"Karena aku selalu tersenyum ke semua orang seolah olah aku sangat bahagia. Hal itulah yang mereka (media) percaya, karena mereka lebih senang berpikir seperti itu.”
"Namun semakin hari segalanya tak mudah. Aku hanya sudah terbiasa dengan pandangan orang dari Princess of Wales.“
Pertama kali berhadapan dengan paparazzi, aku cuma bisa menundukkan kepalaku. Karena aku ketakutan dengan sorotan yang diberikan.

CAMILLA PARKER-BOWLES
Sebelum Diana dan Charles bertunangan, Diana tahu ada 'orang ketiga'. Mereka bahkan sering menginap di rumah pedesaan milik Parker-Bowles.
"Dia (Camilla) sangat memahami Charles, bahkan ke hal yang pribadi. Alhasil aku jadi berusaha keras (untuk memahami Charles)," jelas Diana.
"Suatu saat, aku mendengar pembicaraanya (Charles) di telepon berkata "apa pun yang terjadi, aku akan selalu mencintaimu". Aku bilang kepadanya kalau aku mendengar pembicaraan mereka di balik pintu. Setelah itu kami bertengkar hebat.
Saat bertunangan, foto-foto tersebar di dunia memperlihatkan Diana dengan mantel merah, sambil menangis, sementara Charles bepergian selama 5 pekan.
"Tak ada yang bisa kulakukan ketika dia pergi," kata Diana.
"Hal paling buruk terjadi beberapa saat sebelum dia pergi. Saat itu aku sedang bersamanya membicarakan tentang jadwalnya. Tiba-tiba telepon berdering, dan itu Camilla. Beberapa saat sebelum dia pergi selama 5 pekan. Dan itu sangat menghancurkan hatiku," kata Diana.
Saat pindah ke Clarence House sebelum menikah, Diana tak bertemu dengan Camilla, namun sepucuk surat yang bertuliskan "Aku sangat senang dengan berita pertunangannya. Ayo kita bertemu dan makan siang, aku penasaran dengan cincin pertunangannya. Salam cinta, Camilla," kata Diana.
"Dan saat itu aku cuma bisa berkata....wow.”
"Setelah itu kami bertemu untuk makan siang dan...sangat rumit, penuh tipu daya. Camilla berkata 'kami tak akan pergi berburu kan? Lalu aku bilang 'tidak'. Lalu Camilla berkata "Aku hanya ingin tahu saja.”
"Sepertinya Camilla khawatir dengan komunikasinya (dengan Charles). Namun saat itu aku masih sangat naif untuk memahami maksud yang Camilla sampaikan.”
Dia (Camilla) sangat memahami Charles, bahkan ke hal yang pribadi. Alhasil aku jadi berusaha keras (untuk memahami Charles).
DOMBA TUMBAL
Beberapa saat sebelum pesta pernikahan, Diana menemukan sebuah gelang yang dibuat Charles untuk Camilla.
"Aku sangat hancur. Sangat marah, marah, marah. Kenapa kamu (Charles) tak jujur padaku?" kata Diana.
Tapi, tidak, (Charles) benar-benar membuatku tak berkutik. Bila dia membuat sebuah keputusan dan itu tak berhasil, berarti memang tak berhasil. Dia menemukan sebuah domba tumbal, dan caranya terobsesi denganku, namun sikapnya kerap berubah dengan drastis.”
Saat itu Diana berkata pada saudaranya bahwa dia tak ingin menikah dengan Charles. "Aku tak bisa melakukannya, ini mustahil.”
Jawabannya? "Nasibmu buruk. Wajahmu sudah tersebar ke mana-mana, sudah terlambat untuk melarikan diri.”
Aku sangat hancur. Sangat marah, marah, marah. Kenapa kamu (Charles) tak jujur padaku?
BULIMIA
"Bulimia hadir saat kami bertunangan. Suamiku menaruh tangannya di pinggangku dan berkata 'oh, di sini agak gemuk ya? Dan hal itu menimbulkan sesuatu di dalam diriku," kata Diana.
"Pertama kali aku menyakiti diriku (dengan bulimia), aku sangat bergairah. Aku merasa, mungkin begini cara melampiaskannya.”
Pinggangnya hanya 23 inchi saat pertama kali mencoba gaun pengantin. Saat itu hari ke 23 sebelum menikah. "Aku benar-benar menyusut.”
Malam sebelum menikah, dia memakan 'apa saja yang dia temukan'. "Aku sakit, sangat menderita malam itu. Keesokan paginya, sekitar pukul 5 pagi, aku sangat, sangat tenang,"
Saat bulan madu, bulimia yang diderita Diana semakin memburuk. "Empat kali dalam sehari di atas yacht. Apapun makanan akan aku makan, namun setelah itu aku mual dan segera memuntahkannya. Publik menginginkan putri yang seperti peri, tanpa tahu bahwa sang putri menyiksa diri sendiri karena berpikir dirinya tak cukup baik," jelas Diana.
PERNIKAHAN
"Aku seperti domba di rumah jagal, dan aku sadar akan hal itu. Saat berjalan di altar, aku melihat Camilla, dan saat itu aku berpikir, "Baiklah, mungkin setelah ini semua akan berakhir, aku merasa memiliki harapan lagi, yang langsung dipatahkan di hari kedua pernikahan," ujar Diana.
Charles membawa 8 buku untuk dibaca saat bulan madu. "Saat itu kami merasa hanya berdua saja, namun kenyataannya tak pernah hanya ada aku dan Charles.”
"Aku menangis tersedu-sedu saat bulan madu itu, aku sangat lelah untuk semua alasan yang keliru.”
Bayangan Camilla, selalu hadir di tengah mereka. "Dia (Charles) membuka buku catatannya untuk menulis sesuatu, dan di dalamnya ada 2 foto Camilla.”
Ketika Diana melihat sepasang kancing manset dengan dua huruf C saling berkaitan, Charles berkata "Apa salahnya? Ini adalah hadiah dari teman.”
Aku menangis tersedu-sedu saat bulan madu itu, aku sangat lelah untuk semua alasan yang keliru.
HANCUR
Bulan Oktober 1981 ketika kembali ke Balmoral, "Aku berencana untuk menyayat nadiku," kata Diana. "Namun psikiater berusaha menyelamatkanku. Mereka memberikanku Valium, (mereka bilang) ini dapat membuatku bahagia," ujarnya dengan pahit.
"Sehingga mereka bisa tidur dengan tenang setelah yakin bahwa Princess of Wales tak akan menikam siapa pun.”

WILLIAM
Diana mengetahui dia mengandung Willaim bulan Oktober, dan dia sangat bahagia. Namun morning sickness menambah penderitaannya. Berita Diana 'jatuh' dari tangga sempat menjadi headline di media massa dunia. Namun yang terjadi bukanlah seperti itu.
"Aku sendiri yang melompat," ujar Diana.
"Charles bilang aku terlalu cengeng, sehingga aku merasa menderita dan menangis kencang. Namun saat itu dia (Charles) bilang 'aku tak mau mendengarmu, kamu selalu seperti ini...aku mau berkuda saja. Setelah itu aku menjatuhkan diri ke tangga.”
"Ratu tiba, gemetar dengan raut wajah yang ketakutan. Dan saat itu Charles sedang berkuda. Namun ketika dia (Charles) kembali, yang terjadi hanyalah penolakan. William harus diinduksi karena aku tak dapat menghadapi media. Aku tak sanggup lagi menghadapinya.”
Charles bilang aku terlalu cengeng, sehingga aku merasa menderita dan menangis kencang. Namun saat itu dia (Charles) bilang 'aku tak mau mendengarmu, kamu selalu seperti ini...aku mau berkuda saja. Setelah itu aku menjatuhkan diri ke tangga.

"YANG TERLIHAT HANYALAH KEGELAPAN....SANGAT MENYAKITKAN"
Diana mencintai putranya, namun dia menderita depresi pasca melahirkan.
"Saat William dan Harry lahir, yang terlihat hanyalah kegelapan, dan aku tak ingat apa-apa. Saat itu terlalu menyakitkan," kata Daian.
Dokter Mitchell datang setiap pukul 6 sore dan aku harus menjelaskan pembicaraanku dengan suamiku setiap hari. Namun kami jarang bicara, yang ada hanyalah air mata.”
"Dari luar orang mengatakan aku hanya membuat suamiku susah, karena berakting seperti anak manja. Namun aku tahu, aku hanya membutuhkan istirahat, kesabaran dan waktu untuk beradaptasi dengan peran yang harus aku jalankan setiap malam.”
Tak lama, Diana mengaku pernah melakukan beberapa percobaan bunuh diri.
Saat William dan Harry lahir, yang terlihat hanyalah kegelapan, dan aku tak ingat apa-apa. Saat itu terlalu menyakitkan.
"HAL ITU TERJADI...BEGITU SAJA"
"Harry hadir bak keajaiban. Saat itu aku dan Charles, sangat, sangat dekat satu sama lain, 6 pekan sebelum Harry lahir. Hubungan terintim yang pernah kami rasakan," kata Diana.
"Dan tiba-tiba setelah Harry lahir (September 1984), semua kembali memburuk. Pernikahan kami, seluruhnya hancur.”
Hubungan mereka merenggang, Diana berjuang dengan bulimia, dan beberapa kali berusaha bunuh diri.
Bulan Mei 1986, kondisi Diana menjadi fokus dunia saat dia pingsan di hadapan publik selama tur Amerika. Saat itu Charles dan Diana telah berjalan selama 4 jam.
"Tak ada yang aku makan selama 4 hari sebelum itu--maksudku, makanan yang akhirnya aku telan dan tak kumuntahkan," ujar Diana.
"Aku pucat seperti mayat, namun aku tak memberitahukan siapa pun karena nanti mereka akan berpikir aku terlalu manja.”
"Aku memegang erat lengan suamiku dan berkata ‘Sayang, sepertinya aku mau pingsan' dan akan ambruk di sampingnya. Saat itu Charles menyuruhku pergi dan pingsan di tempat lain."
“MELABRAK” CAMILLA
Saat diundang ke ulang tahun saudara perempuan Camilla yang ke-40, Diana tiba-tiba datang, tanpa diduga. Saat itu, suara dalam kepada Diana berkata 'ayo hadapi saja.”
Di perjalanan, Charles berkali-kali bertanya kenapa Diana harus datang. Saat berbincang dengan tamu, Diana menyadari bahwa Charles dan Camilla menghilang.
Diana memutuskan untuk ke lantai atas 'aku tahu aku akan menemukan mereka di sana, meski sudah diperingatkan untuk tak pergi ke atas.”
"Aku berkata, Camilla, aku ingin bicara denganmu bila memungkinkan.”
"Dia (Camilla) terlihat tak nyaman, namun mengangguk. Kami kemudian duduk, saat itu aku merasa takut dengannya.”
"Aku berkata, 'Camilla, aku ingin kamu tahu bahwa selama ini aku mengetahui apa yang terjadi antara dirimu dan Charles.”
Camilla berkata, "Kamu memiliki apa yang kamu inginkan. Seluruh pria di dunia ini jatuh cinta kepadamu. Kamu punya 2 anak yang tampan, apa lagi yang kamu inginkan?"
Diana membalas, "Aku ingin suamiku.”
"Aku minta maaf karena aku berada di antara kalian dan hal itu pasti menyiksa. Namun aku tahu apa yang selama ini terjadi. Jangan anggap aku bodoh," ujar Diana.
Butuh 7 tahun bagi Diana untuk bersikap, dan saat itu dia merasakan perubahan. "Kemarahan dan cemburu masih ada, namun tak mematikan seperti sebelumnya," ujar Diana.
Aku ingin suamiku.

DIANA BERCERAI
Bulan Mei 1992, sebuah buku yang dirilis Morton menghebohkan media massa, karena mengekspos perselingkuhan antara Diana dan Charles, dan upaya bunuh diri yang pernah dilakukan Diana.
Rekaman pembicaraan antara Charles dan Camilla, serta Diana dan kekasihnya, sehingga tak ada satu pun yang bisa berpihak.
Bulan Desember 1992, PM Inggris John Major mengumumkan bahwa pasangan tersebut "berpisah secara baik-baik.” Charles dan Diana akhirnya bercerai tahun 1996.
Dalam rekaman terakhir pembicaraan dengan Morton Book di tahun 1992, Diana ditanya harapannya untuk ke depan.
"Bila aku diberi kesempatan untuk menulis, aku akan berkata aku harap suamiku dapat pergi dengan Camilla, tinggalkan aku dan anak-anak untuk menggunakan nama Wales, hingga tiba saatnya William naik takhta," ucap Diana.
Bulan Desember 1992, PM Inggris John Major mengumumkan bahwa pasangan tersebut "berpisah secara baik-baik.” Charles dan Diana akhirnya bercerai tahun 1996.
"Dan aku akan berada di belakang mereka, melakukan apa pun sesuai keinginanku sendiri. Sehingga aku tak merasa terjebak.”
Dia juga berharap dapat menikmati "Liburan yang menyenangkan seperti menghabiskan akhir pekan di Paris.”
"Aku tahu, suatu hari saat aku memainkan peran dalam kehidupan, aku akan menerima konsekuensinya. Namun apa pun itu, pasti akan terasa istimewa, karena saat itu aku sudah lebih bijak, dan lebih bisa menghargai hidup," tutup Diana.

