Lansia Diduga Hendak Diculik saat Olahraga di PIK, Polisi Identifikasi 2 Pelaku

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Penculikan. Foto: PeopleImages.com - Yuri A/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Penculikan. Foto: PeopleImages.com - Yuri A/Shutterstock

Seorang lansia berinisial GH (70) diduga menjadi korban percobaan penculikan saat berolahraga pagi di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Penjaringan, Jakarta Utara. Aksi pelaku terekam CCTV milik salah satu warga.

Dalam video tersebut, tampak pelaku mengikuti korban menggunakan mobil. Salah satu pelaku kemudian turun dan mencoba menarik korban ke dalam mobil. Korban melawan hingga akhirnya pelaku menyerah dan meninggalkan lokasi.

Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan AKP Sampson Sosa Hutapea mengatakan korban telah melaporkan kasus tersebut. Peristiwa dugaan percobaan penculikan itu terjadi pada 16 April sekitar pukul 06.55 WIB.

"Polsek Metro Penjaringan mendapatkan laporan polisi terkait dugaan percobaan penculikan dan atau penganiayaan yang terjadi pada tanggal 16 April pada pukul 06.55 WIB dengan korban seorang laki-laki atau bapak-bapak yang kita lihat ada rekaman CCTV-nya, bahwa ada satu unit mobil mengikuti korban lalu turun satu orang pelaku mencoba menarik korban untuk memaksa masuk ke dalam mobil," kata Sampson kepada wartawan, dikutip Minggu (14/6).

Menurut Sampson, upaya penculikan itu gagal setelah korban melakukan perlawanan. Pelaku kemudian meninggalkan lokasi kejadian.

"Untungnya korban melakukan perlawanan sehingga pelaku tidak berhasil melakukan penculikan tersebut dan pergi dari TKP," ujarnya.

Polisi saat ini masih mendalami motif di balik dugaan percobaan penculikan tersebut. Tim penyidik juga menelusuri sejumlah titik CCTV yang mengarah ke tempat kejadian perkara (TKP).

"Motifnya masih kita dalami dan tim sedang menelusuri titik-titik CCTV yang mengarah kepada TKP. Kami juga sudah melakukan penyelidikan dan berharap dalam waktu dekat dapat mengungkap para pelaku ini," ucap Sampson.

Polisi menduga jumlah pelaku lebih dari satu orang karena terdapat pengemudi yang berada di dalam kendaraan.

"Yang terlihat kalau dalam mobil itu ada satu pengemudi, ya kemungkinan berjumlah lebih dari dua," kata dia.

Menurut polisi, korban mengaku tidak mengenal pelaku dan merasa tidak memiliki masalah dengan siapa pun.

"Korban tidak mengenal," ucap Sampson.

"Tidak pernah ada masalah, tidak pernah punya musuh, dan selama ini hidup baik-baik saja. Dalam kejadian itu korban sedang berolahraga pagi di sekitar rumahnya," imbuhnya.

Perkembangan terbaru, Sampson mengatakan pihaknya sudah mengidentifikasi dua orang yang diduga sebagai terduga pelaku.

Update-nya untuk terduga pelaku sudah diperiksa,” ucap Sampson.

Meski begitu, polisi belum merinci identitas maupun peran kedua terduga pelaku tersebut. Penyelidikan masih berjalan untuk mengungkap kronologi lengkap dugaan percobaan penculikan terhadap lansia itu.