Ledakan Bom Gereja Katedral Makassar Terjadi di Peringatan Minggu Palma

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Garis polisi terpasang di lokasi dugaan bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3). Foto: Stringer/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Garis polisi terpasang di lokasi dugaan bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3). Foto: Stringer/REUTERS

Polisi masih melakukan olah TKP di lokasi terjadinya bom di Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3). Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam mengatakan ledakan bom terjadi saat umat Katolik tengah memperingati hari Minggu Palma.

"Kejadiannya itu di gereja sedang dilakukan misa Minggu Palma, rangkaian kegiatan Paskah, yang dilakukan sesuai prokes. Jadi jemaat tidak banyak," kata Merdisyam di lokasi.

Peringatan Minggu Palma digelar sepekan sebelum perayaan Paskah. Bagi umat Katolik, Minggu Palma merupakan awal dari rangkaian peringatan Pekan Suci jelang Paskah.

Kapolda Sulsel dan Kapolrestabes Makassar meninjau lokasi kejadian ledakan bom di Makassar, Minggu (28/3). Foto: Dok. Istimewa

Merdisyam mengatakan, ledakan terjadi pukul 10.30 WITA. Saat itu, misa sudah selesai dan jemaat ada yang sedang keluar dari gereja.

"Jemaat keluar, di jalan ada satu motor mau masuk ke dalam parkir. Sempat ditahan petugas gereja. Saat itu terjadi ledakan yang mengakibatkan korban dari pelaku maupun jemaat dan petugas," kata dia.

Detik-detik ledakan di depan Katedral Makassar, Minggu (28/3). Foto: Dok. Istimewa

Bom meledak sekitar pukul 10.30 WITA. Pelaku diduga langsung tewas dengan kondisi bagian tubuh terpencar ke sejumlah titik.

Selain itu, ada 9 orang yang mengalami luka akibat ledakan bom itu. Mereka sudah dibawa ke 3 rumah sakit.