Lepas Satgas Port Visit 2026 ke Pasifik Selatan, Wamensos: Maju Terus TNI

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono hadiri pelepasan Satgas Terpadu Port Visit 2026 menggunakan KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 untuk jalankan misi kemanusiaan dan kesehatan ke Pasifik Selatan di Tanjung Priok, Jakarta, Senin (14/9/2026). Foto: Kemensos RI
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono hadiri pelepasan Satgas Terpadu Port Visit 2026 menggunakan KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 untuk jalankan misi kemanusiaan dan kesehatan ke Pasifik Selatan di Tanjung Priok, Jakarta, Senin (14/9/2026). Foto: Kemensos RI

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menghadiri pelepasan Satgas Terpadu Port Visit 2026 di Dermaga 106 Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (14/9/2026). Satgas akan menjalankan misi kesehatan, kemanusiaan, dan diplomasi ke sejumlah negara di kawasan Pasifik Selatan.

Satgas diberangkatkan menggunakan KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 dengan tujuan Vanuatu, Fiji, Solomon, dan Papua New Guinea. Pelayaran dijadwalkan berlangsung sekitar 60 hari, mulai 14 September hingga 12 November 2026.

“Pada hari ini saya menghadiri kegiatan pelepasan kapal dr. Wahidin Sudirohusodo-991 yang akan melakukan misi kesehatan, misi kemanusiaan, dan misi diplomasi ke negara-negara Pasifik Selatan,” kata Agus Jabo seusai acara pelepasan.

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono hadiri pelepasan Satgas Terpadu Port Visit 2026 menggunakan KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 untuk jalankan misi kemanusiaan dan kesehatan ke Pasifik Selatan di Tanjung Priok, Jakarta, Senin (14/9/2026). Foto: Kemensos RI

Agus Jabo berharap kegiatan kemanusiaan yang dilakukan selama kunjungan dapat berjalan sesuai dengan yang direncanakan. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk mempererat hubungan dengan negara-negara sahabat.

“Mudah-mudahan kegiatan kemanusiaan tersebut bisa sesuai dengan apa yang ditargetkan dan negara kita sebagai negara besar bisa membantu merangkul negara-negara sahabat yang lain,” ujarnya.

Ia berharap hubungan yang dibangun melalui kegiatan tersebut dapat ikut mendorong terciptanya keamanan dan perdamaian dunia. “Supaya dunia ini menjadi dunia yang aman, penuh perdamaian abadi,” kata Agus Jabo.

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono hadiri pelepasan Satgas Terpadu Port Visit 2026 menggunakan KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 untuk jalankan misi kemanusiaan dan kesehatan ke Pasifik Selatan di Tanjung Priok, Jakarta, Senin (14/9/2026). Foto: Kemensos RI

Menko Polkam Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago yang memimpin pelepasan mengatakan, misi tersebut tidak hanya berkaitan dengan pertahanan, tetapi juga diplomasi dan kemanusiaan. Kehadiran KRI di negara tujuan, kata dia, menjadi bagian dari forum diplomasi Indonesia.

“Di Pasifik Selatan juga perlu mendapat sentuhan kemanusiaan oleh kita. Dan yang kedua adalah tugas diplomasi,” ujar Djamari.

Selama pelayaran, Satgas Port Visit 2026 akan melaksanakan sejumlah kegiatan di negara tujuan. Di antaranya kunjungan kehormatan kepada pejabat setempat, bakti sosial dan bakti kesehatan, pelayanan medis umum dan gigi, penyerahan 1.000 paket bantuan bahan natura, penanaman 800 bibit kelapa, serta renovasi fasilitas ibadah.

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono hadiri pelepasan Satgas Terpadu Port Visit 2026 menggunakan KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 untuk jalankan misi kemanusiaan dan kesehatan ke Pasifik Selatan di Tanjung Priok, Jakarta, Senin (14/9/2026). Foto: Kemensos RI

Kegiatan lainnya meliputi open ship, diplomatic reception, pertukaran budaya, dan olahraga bersama. Selain empat negara Pasifik Selatan, Satgas juga akan melakukan kegiatan sosial di Wanam, Papua Selatan, dalam rangkaian pelayarannya.

Satgas Port Visit 2026 dipimpin Kolonel Laut (P) Benedictus Hery Murwanto, yang sehari-hari menjabat sebagai Komandan KRI WSH-991. Sebanyak 318 personel dari TNI, Polri, kementerian/lembaga, relawan, jurnalis, dan mahasiswa terlibat dalam pelayaran tersebut.

Menutup keterangannya, Agus Jabo menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan misi tersebut. “Maju terus TNI, mari kita junjung tinggi kemanusiaan, perdamaian abadi seluruh umat manusia di dunia,” tuturnya.