Lepas Wantimpres dan Lion Air, Rusdi Meminta Jadi Dubes Malaysia

Salah satu anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Rusdi Kirana hari ini resmi dilantik menjadi Duta Besar RI untuk Malaysia. Rusdi bersedia melepas jabatannya sebagai anggota Wantimpres demi menjadi Dubes RI untuk Malaysia.
Seusai dilantik, Rusdi mengaku ia yang meminta ke Presiden agar menjadi dubes. Ia beralasan permintaan menjadi Dubes RI di Malaysia memang sudah menjadi cita-citanya sejak dulu.
"Saya tidak pernah ditawari duta besar negara lain tapi saya meminta, mohon kepada Pak Presiden, khusus Malaysia," ujar Rusdi seusai dilantik di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (18/5).
Baca juga: Jokowi Lantik Rusdi Kirana Jadi Dubes RI untuk Malaysia
Baca juga: Lima Dubes Negara Sahabat Serahkan Surat Kepercayaan ke Jokowi
Ia bercerita cita-cita ini sudah pernah disampaikan ke Syafi'i Maarif sejak tahun 2003 lalu.
"Iya (minta ke Presiden). Saya masih ingat tahun 2003, saya bicara dengan Syafi'i Maarif, waktu itu beliau Ketua Umum Muhammadiyah. Saya bilang kalau suatu hari saya mau mengurusi tenaga kerja wanita Indonesia. Karena bagi saya sekali lagi itu hal yang memang harus dilakukan," lanjutnya.
Rusdi akan mulai berdinas di Malaysia seusai lebaran nanti. Soal penggantinya di Wantimpres, Rusdi mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden. Ia juga membantah bahwa penggantinya harus berasal dari PKB, partai tempatnya bernaung. "Tergantung Presiden," ujarnya.

Selain melepas jabatan di Wantimpres, Rusdi mengaku sudah tak lagi memegang jabatan di Lion Air.
"Ah itu sudah lama ya. Direksi-direksi kita yang menjalankan. Sudah tidak menjabat," tuturnya.
Rusdi dilantik bersamaan dengan Ferry Adhmhar sebagai Dubes RI untuk Yunani, Arto Suryodipuro selaku Dubes RI untuk India, Rina Soemarno sebagai Dubes RI untuk Bangladesh, Wieke Adiwoso sebagai Dubes RI di Slovakia, Prof Radar Pardede sebagai Dubes RI dan Tanzania dan Rusdi Kirana sebagai Dubes RI untuk Malaysia.
