kumparan
search-gray
News14 Juni 2020 11:15

Lettu Vira Yudha, Korban Jatuhnya Heli Mi-17, Meninggal Usai Dirawat 7 Hari

Konten Redaksi kumparan
Lettu Vira Yudha, Korban Jatuhnya Heli Mi-17, Meninggal Usai Dirawat 7 Hari  (147721)
Petugas gabungan menutup bangkai helikopter yang jatuh menggunakan terpal di Kawasan Industri Kendal (KIK), Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Sabtu (6/6/2020). Foto: Aji Styawan/ANTARA FOTO
Korban meninggal akibat jatuhnya helikopter Penerbad Mi-17 di Kendal, Jawa Tengah, pada Sabtu (7/6) lalu, kembali bertambah. Kini, Lettu Cpn Vira Yudha, menghembuskan napas terakhirnya setelah sempat dirawat intensif selama 7 hari di RS Kariadi, Semarang.
ADVERTISEMENT
"Lettu Cpn Vira Yudha meninggal pada Sabtu (13/6) malam sekitar 20.10 WIB," kata Kadispen TNI AD Brigjen TNI Nefra Firdaus dalam keterangan persnya, Minggu (14/6).
Nefra menjelaskan, almarhum merupakan perwira lulusan Akademi Militer Magelang tahun 2013. Dia lahir di Madiun pada 7 April 1988. Setelah menamatkan pendidikan SMA tahun 2010, Vira Yudha mendaftar dan diterima menjadi Taruna Akmil.
"Setelah lulus dari Akmil, dia menjabat sebagai perwira penerbang II Siud Heli Serbu I, Flite Heli B, di Skadron-31/Serbu Penerbad di Lanumad Ahmad Yani, Semarang," jelas Nefra.
Lettu Vira Yudha, Korban Jatuhnya Heli Mi-17, Meninggal Usai Dirawat 7 Hari  (147722)
Petugas berupaya memadamkan api dari sebuah helikopter yang jatuh di Kawasan Industri Kendal (KIK), Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Sabtu (6/6/2020). Foto: Aji Styawan/ANTARA FOTO
Nefra menambahkan, ketika pertama kali ditemukan, Vira dalam keadaan selamat namun mengalami luka berat. Kala itu dia langsung dievakuasi ke RS H. Soewondo, Kendal, sebelum dipindahkan ke ruang ICU RSUP dr. Kariadi.
ADVERTISEMENT
Lebih lanjut, Nefra menuturkan almarhum meninggalkan seorang istri bernama Putri Leni Mardiansiwi. Ia juga meninggalkan seorang anak yang masih berusia 2 tahun yaitu Vira Yudha Gerald Alfaridzi.
“Saat ini, jenazah disemayamkan di rumah duka di Perumahan Greenwood, Jl. Taman Marigold B 1-2 Manyaran Semarang dan akan dimakamkan pada hari Minggu, 14 Juni 2020 pukul 10.00 WIB di TMB Bergota II Kalipancur, Semarang," tutur Nefra.
"Mari kita doakan semoga arwah Almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa," pungkasnya.
Helikopter MI-17 milik TNI AD jatuh di kawasan industri di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Sabtu (7/6) siang.
Akibatnya, empat orang meninggal Kapten Cpn Kadek, Kapten Cpn Fredi, Kapten Cpn Y Hendro, dan Lettu Cpn Wisnu. Sementara, lima orang luka-luka yakni Lettu Cpn Vira Yudha, Praka Nanang, Praka Rofiq, Praka Supriyanto, dan Praka Andi.
ADVERTISEMENT
***
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona!
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white