Libur Nataru di Jogja: Akan Datang 4 Juta Wisatawan, Macet Menghantui
·waktu baca 2 menit

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diprediksi menjadi tujuan pertama wisatawan saat libur Natal dan tahun baru 2023 (Nataru). Diperkirakan akan ada lebih dari 4 juta wisatawan.
"Urutan paling tinggi untuk pergerakan wisatawan itu berada di Yogyakarta. Se-Indonesia," kata Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo saat diwawancara melalui sambungan telepon, Jumat (16/12).
Singgih menyebut itu bukan klaimnya melainkan ucapan Deputi Kajian Strategis di Rakernas (Rapat Kerja Nasional) Kemenparekraf (Kementerian pariwisata dan Ekonomi Kreatif).
Menurut Singgih, event di DIY di akhir tahun akan disebar agar tidak terjadi penumpukan. Jika tidak disebar, maka kemacetan tidak bisa dihindari.
Beberapa event akhir tahun di DIY seperti pementasan wayang di Tebing Breksi, Sleman. Kemudian wisata surfing di Pantai Wediombo, Gunungkidul. Selain itu juga beberapa hotel menggelar acara meski bersifat terbatas.
Para pengelola wisata juga tetap diminta memperhatikan kapasitas. Mereka tidak boleh menerima wisatawan melebihi kapasitas. "Posko-posko juga Dinas Pariwisata kerja sama dengan beberapa OPD (organisasi perangkat daerah) juga melakukan pos pantau dan evaluasi juga akan kami lakukan," kata Singgih.
Informasi Destinasi Wisata Real Time
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan Pemda DIY akan memberikan informasi secara real time kondisi berbagai tempat wisata melalui media sosial.
"Kita juga akan berikan informasi misalnya di Breksi sudah penuh jangan sekarang, nanti sore aja, misalnya. Pakai media yang kita punya, kita kan punya Instagram punya media lain kita sebarkan kita informasikan," kata Aji.
Aji mengatakan DIY beruntung memiliki banyak destinasi wisata sehingga event tinggal disebar. Hanya saja, lalu lintas yang kerap menjadi pekerjaan rumah karena sulit diatur.
"Kalau seperti di tempat lain misalnya di Bali tempat satu dengan lain kan panjang jauh. Kalau kita misal saja Dlingo itu hutan pinus kan dekat-dekat walaupun dipisah tetap nyambung," katanya.
Aji pun mengimbau kepada masyarakat yang hendak berwisata ke Yogyakarta diharapkan sudah memiliki tujuan yang jelas. "Harapan kita teman-teman yang datang ke Yogya punya tujuan yang jelas jangan muter-muter," kata Aji.
