Liburan Tenang di Danau Sunter Saat Hari Raya Idul Adha
·waktu baca 2 menit

Kawasan Danau Sunter, Jakarta Utara, menjadi sasaran para pelancong pada libur Idul Adha 2026, Rabu (27/5). Sejumlah pengunjung menikmati suasana tenang saat menghabiskan waktu libur di kawasan danau di utara Jakarta itu.
Berbeda dengan lokasi wisata lain di Jakarta yang biasanya diserbu wisatawan lokal maupun dari luar ibu kota, pantauan kumparan pada Rabu siang kawasan Danau Sunter tidak begitu ramai.
Suasana yang tenang dan jauh dari keramaian membuat teriknya siang di Danau Sunter tidak begitu terasa. Apalagi, sejak pagi hingga siang, tak banyak kendaraan bermotor yang melintas di jalan raya di sekitarnya.
Manalu (42) adalah salah satu wisatawan yang memilih Danau Sunter sebagai tujuan liburan pada momen Idul Adha kali ini. Ia datang bersama ketiga anaknya.
Saat ditemui kumparan, Manalu bercerita dirinya datang sejak pukul 10.00 WIB. Aktivitas utamanya selama berada di Danau Sunter adalah memancing.
Namun, memancing hanyalah sarana. Ada alasan lain mengapa Manalu memilih menghabiskan waktu bersama anak-anaknya di Danau Sunter.
“Tujuannya memang mancing, tapi yang utama bukan mancingnya. Hari ini saya ingin ada kenangan buat anak-anak. Kalau buat saya sendiri sebenarnya sudah enggak waktunya lagi mancing, mereka yang ngajak,” kata Manalu di lokasi.
Hal serupa dilakukan Manda (41), warga Kelapa Gading yang datang bersama anaknya.
Manda memilih tidak mengantre daging kurban di sekitar rumahnya dan memanfaatkan momen libur untuk mengajak anaknya bermain di ruang terbuka Danau Sunter.
“Mumpung lagi libur, ngajak anak main aja. Kan jarang libur, kasihan anak pengin jalan. Kenapa di sini? Soalnya tempatnya enak, sejuk. Kalau di tempat lain kan panas,” tutur Manda.
Ketenangan Danau Sunter juga dimanfaatkan pengunjung yang datang sendirian seperti Alfred (22).
Ia sengaja datang dari rumah sambil membawa buku, mencari tempat sepi untuk menulis dan menghindari keramaian perayaan Idul Adha di lingkungannya.
“Kebetulan saya suka nulis di tempat-tempat terbuka. Jadi kurang tenang kalau nulis di rumah karena ada saudara dan lagi ramai banget. Di sini kita bisa lihat danau yang luas, terus ada pohon-pohon rindang, jadi adem,” jelas Alfred.
Meski menikmati suasana liburan yang santai, pengunjung mengeluhkan minimnya kebersihan fasilitas umum. Hal ini juga disoroti Alfred yang menyayangkan masih banyaknya sampah berserakan di area wisata tersebut.
“Harapannya mungkin soal sampah ya. Karena kalau lihat sekeliling, di tempat duduk maupun di danaunya masih banyak sampah. Mungkin dari masyarakat ataupun petugasnya masih kurang aware,” keluh Alfred menutup percakapan.
