Listrik Mati saat Sandi Blusukan ke Pasar Jatinegara

Usai meninjau beras di Pasar Induk Cipinang, Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno, beranjak ke Pasar Jatinegara untuk meninjau harga kebutuhan pokok menjelang Lebaran. Kehadiran Sandiaga disambut histeris pedagang maupun pembeli.
Baru sampai di pintu masuk gedung pasar, Sandiaga yang menggunakan baju putih dan kopiah cokelat langsung jadi rebutan warga yang menyemut untuk berfoto. Berbagai celotehan pun bermunculan.
"Pak Sandi. Pak Sandi, foto dong," ujar beberapa perempuan memohon.

Baca juga: Sandiaga Tinjau Stok dan Harga Beras di Pasar Induk Cipinang
Sejumlah pedagang juga menunjukkan reaksi yang berbeda ketika Sandi melewati lapak mereka.
"Pak jajan dong, Pak, masa lewat doang," kata beberapa ibu yang menjual makanan ringan kepada Sandi.
Seorang ibu juga sempat pamer karena berhasil bersalaman dengan Sandiaga meski tidak mendapat kesempatan untuk berfoto. "Enggak usah foto, cium tangan juga sudah. Enggak mau dicuci nih (tangannya)," tukas ibu itu menjawab temannya yang meledek.
Namun, di tengah keriuhan tersebut, listrik di Pasar Jatinegara mendadak padam ketika Sandiaga hendak berjalan menuju Masjid At-Tijarah yang berada di lantai atas. Sontak para warga pun bersorak "yaaaah...".

Sandiaga sempat menghentikan langkahnya sebelum kembali berjalan menuju masjid. Saat berhenti sekitar lima menit, masih saja ada penjual dan pengunjung pasar yang curi-curi ngobrol dengan Sandi. Mereka menyebut program-program yang dijanjikan Anies-Sandi.
"Pak Sandi, rumah DP nol rupiah," kata seorang warga.
"Pak Sandi, OK OCE, Pak," ujar beberapa warga lainnya sambil mengacungkan jari khas OK OCE.
Sambil tersenyum Sandiaga lantas mengangkat tangannya bak seorang pemenang untuk menjawab sapaan para warga. Kemudian ia melanjutkan perjalanannya ke masjid di tengah pasar yang gelap.
"Aduh lampunya mati lagi nih. Bapak Sandi datang nih," tukas seorang warga.
"Pasar gua ini, pasar gua," sahut yang lainnya sambil tertawa.

Dari hasil obrolannya dengan pedagang, Sandiaga menilai harga-harga kebutuhan pokok cenderung stabil. Ia berharap dalam satu atau dua minggu ke depan akan ada perbaikan, sehingga harga kebutuhan pokok yang masih tinggi dapat terjangkau.
"Bawang merah stabil, daging sapi segar juga stabil, juga sekarang ada diversifikasi karena ada daging kerbau impor dari India yang beku, juga harganya stabil, cabai juga stabil sudah turun banyak, tapi yang naik secara signifikan itu bawang putih," ujar Sandiaga, Jumat (12/5).
Baca juga: Mulai Bekerja, Tim Sinkronisasi Prioritaskan KJP Plus
Menurut dia, banyak pedagang yang menaruh harapan pada bulan ramadan tahun ini agar mendapat keuntungan lebih banyak.
"Pedagang semuanya berharap bahwa bulan puasa ini akan mendatangkan lebih banyak order buat mereka, lebih banyak peningkatan penghasilannya dan juga lebih banyak lapangan kerja yang dihasilkan dari kegiatan ekonomi dan perdagangan yang dirasakan langsung oleh para pedagang pasar," kata pasangan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan itu.
